Hukum

Hakimnya Ikut Nyoblos di Pemilu, Vonis Idrus Marham Terpaksa Ditunda

Redaktur: Ali Rahman
Hakimnya Ikut Nyoblos di Pemilu, Vonis Idrus Marham Terpaksa Ditunda - Hukum

Mantan Menteri Sosial Idrus Marham (kanan) bersama Pemilik PT Borneo Lumbung Energi dan Metal Samin Tan (kiri) memberikan kesaksian untuk Terdakwa kasus suap PLTU Riau-1 Eni Maulani Saragih (kedua kiri) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Rabu (2/1/2019). Foto : GALIH PRADIPTA/ANTARA

indopos.co.id - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) terpaksa menunda vonis terdakwa Idrus Marham. Pasalnya, hakim yang mengadili mantan menteri sosial itu, akan ikut menyalurkan hak pilihnya Rabu besok (17/4/2019). Sebagian dari mereka, hari ini, Selasa (16/4/2019) sudah memesan tiket pada pukul 16.00 WIB, supaya bisa mencoblos di kampung halamannya. Sedangkan jadwal sidang Idrus juga pukul 16.00 WIB.

"Sidang vonis ditunda, menjadi Selasa 23 April 2019," ujar Humas PN Tipikor, Diah, Selasa (16/4/2019).

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Mantan Menteri Sosial Idrus Marham 5 tahun penjara. Yakni atas dugaan penerimaan suap Rp 2,25 miliar dari Johannes Budisutrisno Kotjo terkait proyek PLTU Riau-1.

Selain itu, terdakwa Idrus Marham oleh JPU juga dituntut pidana denda Rp 300 juta atau subsider 4 bulan kurungan.

Menurut JPU, perbuatan Idrus Marham terbukti dengan perannya yang cukup aktif berkomunikasi dengan Eni Maulani Saragih, yang juga terdakwa dalam kasus tersebut. (dai)

Berita Terkait


Baca Juga !.