Ginting Geser Jojo

indopos.co.id – Pemain tunggal putra Anthony Sinisuka Ginting memang gagal menjuarai Singapore Open 2019. Di babak final, Anthony  dikalahkan Kento Momota di turnamen level Super 500 itu. Meski demikian, Ginting tetap berbangga. Sebab, lolos ke final menjadikan peringkat terbaru Ginting yang disusun Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) per 16 April ini  menempati urutan tujuh dengan 63.780 poin. Peringkat ini menggeser Jonatan yang turun  pada ranking sembilan (62.132).

Jonatan memang hanya mampu menembus perempat final Singapore Open 2019. Peraih medali emas Asian Games 2018 itu takluk di tangan pebulu tangkis Denmark, Viktor Axelsen.

Sementara, lonjakan drastis dicapai Firman Abdul Kholik yang naik 14 tingkat. Itu berkat kesuksesannya menjuarai Vietnam International Challenge 2019 setelah mengalahkan Chico Aura Dwi Wardoyo (+11) pada All Indonesian Final.

Di sisi lain, Momota belum tergoyahkan di puncak. Apalagi, pekan lalu, wakil Jepang ini sukses menjadi yang terbaik pada Singapore Open 2019.

Dalam 10 besar, tidak ada perubahan signifikan. Termasuk, Chen Long yang mengudeta Chou Tien Chen dengan berada di urutan empat.

Sementara itu, sektor ganda putra Indonesia belum mampu mengakhiri paceklik gelar sejak 17 Maret lalu. Tepatnya, setelah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto menjuarai Swiss Open 2019 yang menyandang level Super 300.

Pada dua turnamen elite berikutnya, tidak ada wakil Merah-Putih yang bertaktha. Yaitu, Malaysia Open 2019 (Super 750) dan Singapore Open 2019 (Super 500).

Hasil tersebut sangat kontras mengingat pada awal tahun, Indonesia sukses menyapu tiga gelar elite. Itu terjadi lewat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang menjuarai Malaysia Masters 2019 dan Indonesia Masters 2019 (keduanya Super 500) dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dengan All England 2019 (Super 1000).

Meski paceklik gelar sepanjang April ini, ganda putra Indonesia sukses menguasai peringkat dunia. 

Berdasarkan susunan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) per 16 April ini,  terdapat tiga wakil Merah-Putih yang menempati lima besar. Hasil tersebut sangat kontras mengingat pada awal tahun, Indonesia sukses menyapu tiga gelar elite. Itu terjadi lewat Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon yang menjuarai Malaysia Masters 2019 dan Indonesia Masters 2019 (keduanya Super 500) dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan dengan All England 2019 (Super 1000). (bam)

 

Komentar telah ditutup.