Ekonomi

ABB Kenalkan Robot yang Bekerja Sama dengan Manusia

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
ABB Kenalkan Robot yang Bekerja Sama dengan Manusia - Ekonomi

Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) dan Menteri Perindusterian Airlangga Hartarto (kanan) didampingi oleh Axton Salim, Direktur Utama PT. Indolakto dan Sonny Effendhi, Direktur Operasional PT. Indolakto, tengah menjelaskan cara kerja IRB 120 Robot Palletizer ABB kepada Jusuf Kalla di Indonesia Industrial Summit 2019, Senin (15/4/2019). Foto: Adrianto/INDOPOS

indopos.co.id - PT ABB Sakti Industri (ABB Indonesia) memperkenalkan robot untuk industri manufaktur, Collaborative Robot. Jika biasanya robot digunakan di berbagai industri untuk menggantikan tenaga manusia, lain hal dengan robot yang dirancang ABB dengan mengedepankan system co-working ini, yakni kerja sama antara robot dengan manusia.

Head of Robotics ABB Indonesia Mugi Harfianza mengatakan, saat ini perusahaan membutuhkan robot yang dapat bekerja sama dan berkolaborasi dengan manusia, sehingga isu robot dapat menggantikan tenaga manusia dapat teratasi. “Dulu, memang robot bekerja sendiri. Sekarang, robot didesain untuk bekerja sama dengan manusia. ABB juga memproduksi robot dengan sistem itu," katanya, di Jakarta, Rabu (17/4/2019).

Dia menyebutkan, robot tersebut bisa dimanfaatkan untuk jenis pekerjaan yang memiliki risiko tinggi bagi manusia. Jadi, robot tersebut aman dilakukan untuk peralatan manufaktur di pabrik-pabrik dalam negeri. Keunggulan lainnya, robot tersebut terkoneksi dengan internet. Sehingga tetap bisa diawasi dari jauh baik oleh pemilik dan oleh ABB. "Karena robot ABB terkoneksi dengan jaringan pusat ABB," kata Mugi.

Mugi mengatakan, robot buatan ABB ini menyasar beberapa bidang manufaktur seperti industri makanan dan minuman (F&B), otomotif, elektronik, dan lainnya. Bagi dia, Indonesia menjadi pasar yang baik untuk perkembangan teknologi robot. "Di Amerika Serikat, Eropa dan Asia, robotik terus berkembang. Begitu juga di Indonesia. Industri masa depan ini akan terus tumbuh," katanya.

ABB memandang optimis penjualan robot di Indonesia juga akan berkembang. Dia menjelaskan iklim investasi di Indonesia selama ini memberikan kemudahan. Ditambah lagi, Indonesia sedang memfokuskan industri 4.0 yang mengutamakan sistem digital. Sebagai informasi, robot yang disebut Collaborative Robot ini dapat menggapai hingga ketinggian 3,5 meter dan dapat menanggung beban hingga 800 kilogram. (adl)

Berita Terkait


Baca Juga !.