Banten Raya

Saluran Irigasi Meluap, Asrama Santri Banjir

Redaktur: Syaripudin
Saluran Irigasi Meluap, Asrama Santri Banjir - Banten Raya

RUSAK RINGAN-Kondisi asrama santri Pondok Pesantren Riyadatul Aliyah yang dilanda banjir.Foto: Yasril Chaniago/INDOPOS

indopos.co.id - Kobong atau asrama santri Pondok Pesantren Riyadatul Aliyah, Kampung Sampaleun, Desa Bintang Resmi, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, terendam banjir setinggi 70 centimeter (cm). Banjir dampak meluapnya saluran irigasi.

Akibat banjir itu, sejumlah bangunan kobong yang terbuat dari bambu dan kayu mengalami rusak. ”Ponpes kebanjiran, karena lokasinya di pinggir kali,” terang Pimpinan Ponpes Riyadatul Aliyah H Latip, Rabu (17/4/2019).

Latip mengungkapkan, banjir disebabkan air kali meluap setelah wilayah Kecamatan Cipanas, diguyur hujan deras.

Alirannya cukup deras menerjang bangunan kobong."Beruntung tak sampai roboh. Hanya mengalami kerusakan  ringan," cetusnya. Latif berharap, ke depan ponpesnya tidak lagi kebanjiran. Berdasarkan hasil pengamatan banjir terjadi karena bangunan tembok dan beronjong penahan kali kurang tinggi.

”Kalau bangunan pondasi dan beronjong ditinggikan kemungkinan besar air tak sampai meluber. Dua- duanya kurang tinggi mungkin harus di tambah supaya air tidak naik,"katanya.

Sementara itu, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lebak Madlias menuturkan wialyah Kampung Sampaleun memang langganan banjir. ”Karena dilintasi aliran sungai dari tiga desa. Dari Desa Bintang Sari, Sukasari dan Haur Gajrug, Kecamatan Cipanas karena hujannya lebat,"katanya.

Sedangkan Ketua GP Ansor Kabupaten Lebak Dede Farhan menuturkan, prihatin atas bencana banjir yang melanda Ponpes Riyadatul Aliyah. ”Kami harap ke depan dilakukan penangsnan agar banjir tidak terulang. Sebab setiap kali hujan deras mengguyur maka air kali langsung meluap,” katanya. (yas)

 

Berita Terkait

Banten Raya / Banyak Turap Rusak, Banjir Jadi Ancaman Serius

Megapolitan / Banjir Menyapa saat Sahur Perdana


Baca Juga !.