Tekno

Pelaku UMKM Promo Murah dengan Chatbot

Redaktur: Sicilia
Pelaku UMKM Promo Murah dengan Chatbot - Tekno

UTAK-ATIK TEKNOLOGI-Dua mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) mengembangkan Chatbiz.id. Sebuah aplikasi aktivasi chat robot sebagai solusi bagi UMKM di Indonesia melalui Line. Foto: ist

indopos.co.id - Penggunaan chatbot dalam dunia bisnis sudah cukup marak. Baik di dalam maupun di luar negeri. Namun, tidak dapat dipungkiri bahwa biaya yang dibutuhkan mahal. Aktivasi sistemnya juga sulit.

Melihat peluang ini, dua mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) yaitu Terry Djony Syukur (Teknik Fisika, 2016) dan Muhammad Fathiyakan Ramadhan (Kewirausahaan, 2017) inisiatif mengembangkan Chatbiz.id. Sebuah aplikasi aktivasi chat robot sebagai solusi bagi UMKM di Indonesia yang terhubung dengan Line.

Dengan visi "Menjadi platform chatbot atau biasa disebut admin otomatis terbesar di UKM Indonesia", mereka berharap dapat menyediakan platform yang memudahkan UKM membuat chatbot customer service (admin otomatis) dalam lima menit saja. ''Hadirnya chatbot ini dapat membantu sekaligus menyediakan fasilitas dengan admin otomatis. Sehingga memudahkan UMKM dalam mempromosikan katalog produknya sekaligus membalas pesan (chat) dari pelanggan,'' ujar Fathiyakan, seperti dilansir dari website resmi ITB, Rabu (17/4/2019).

Dia menjelaskan, hanya dengan memasukkan beberapa data berupa gambar, deskripsi barang, juga harga, UMKM sudah dapat menyaksikan produknya dengan sistem chatbot. UMKM juga dapat meminimalkan biaya operasional admin pegawai hingga 80 persen. 

Dibandingkan menambah pegawai admin yang bisa memakan biaya Rp 2-4 juta/ bulannya, chatbot sendiri jauh lebih terjangkau dan bisa melayani semua orang secara instan. Hingga saat ini, Chatbiz sedang menangani tiga UMKM yang bergerak di bidang konveksi dan voucher games.

Startup yang berdiri sejak pertengahan 2018 ini, meskipun tergolong muda, tapi telah berhasil meraih setidaknya tiga prestasi dan capaian membanggakan. Mulai dari bergabung dengan program TOP dan PTC LPiK ITB dan menjadi salah satu tenant inkubasi di Greaterhub.

Bahkan puncaknya, ketika mereka berhasil menjadi salah satu tenant yang memamerkan produknya di TechIn Asia Startup Factory 2018 pada Oktober lalu.  Uniknya, menurut Fathiyakan selaku co-founder dirinya dan Terry sebagai founder merupakan tenant dengan usia startup. Sekaligus member group termuda dalam gelaran Startup bergengsi tersebut. 

Dari TechIn Asia juga, mereka berhasil menarik perhatian seorang angel investor. Chatbiz mendapatkan investasi Pre-Seed atau dalam istilah startup, investasi pre-seed ini dapat bernilai hingga sembilan digit atau ratusan juta rupiah. 

Dari angel investor yang sama, mereka mendapatkan kantor di Cidadap, Lembang, Kota Bandung. ''Semoga Chatbiz bisa membantu UKM-UKM dan perusahaan yang saat ini sedang mengarah ke industri 4.0,'' harap Terry. (dew)

 

Berita Terkait

Tekno / Aplikasi PreciPalm untuk Petani Kebun Sawit

Tekno / Borong Medali di Kompetisi Inovasi Internasional

Tekno / Robot Pemadam Jawara di AS

Tekno / Hebat, Sejajar dengan Harvard dan Stanford

Tekno / Dispenser Bicara untuk Tunanetra

Tekno / Menguji Khasiat Daun Tin untuk Obat Kolesterol


Baca Juga !.