Kasus Tabrak Lari Beruntun Masih Diusut

indopos.co.id – Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tabrak lari beruntun sepanjang jalur HR Rasuna Said, Saharjo, hingga ke Jalan Minangkabau oleh mobil Toyota Camry. Pemeriksaan mulai dilaksanakan Senin (22/4/2019).

Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol M Nasir di Jakarta, Sabtu (20/4/2019), pemeriksaan tersebut selain karena faktor saksi dan korban, juga karena banyaknya kegiatan di Polda Metro Jaya terkait pengamanan pemilu dan hari raya Paskah.

“Kami jadwalkan mulai Senin pekan depan untuk pemeriksaan saksi dan korban. Kan kemarin itu saksi dan korban juga minta hari kerja, lalu karena ada fokus pada Pilpres dan hari Paskah kami optimalkan pada Senin besok,” kata Nasir dalam sambungan telepon.

Adapun untuk pelaku pengemudi mobil Toyota Camry bernomor polisi B 1185 TOD, Denny Supari (DS/36), lanjut Nasir, hingga saat ini belum dilakukan pemeriksaan. Sebab yang bersangkutan masih dalam perawatan di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, akibat luka aksi massa pada pelaku.

“Jadi sampai saat ini, pelaku belum bisa kami periksa penyebab kejadian itu dan belum ditetapkan sebagai tersangka karena masih dalam perawatan pihak rumah sakit,” ujar Nasir. Kejadian itu bermula saat Denny yang berprofesi sebagai pengacara, mengendarai Toyota Camry B 1185 TOD, menabrak sebuah mobil Mercy B 811 QQ di Jl Rasuna Said arah Buncit pada pukul 19.00 WIB.

Karena diduga ingin melarikan diri, setelahnya DS melanjutkan perjalanan dan menabrak empat sepeda motor dalam perjalanannya sepanjang Jalan Saharjo hingga Jalan Minangkabau. Korban yakni pengendara motor Yamaha B 3869 UHJ, Honda PCX B 4787 TVY, motor B 3151 KEZ dan Suzuki B 4776 SBR. (ant)

Komentar telah ditutup.