Kasus Salah Input C1 Masih Dipelajari

indopos.co.id – Bawaslu DKI Jakarta telah menerima laporan dari Badan Pemenangan Provinsi (BPP) DKI Prabowo-Sandi. Yakni, terkait dugaan kesengajaan dalam salah input data dari form C1 ke dalam Sistem Hitung (Situng) KPU.

“Kami, Sentra Gakkumdu Bawaslu DKI telah menerima laporan dari BPP DKI terkait input C1 ke Situng yang dilakukan KPU RI. Namun belum kami registrasi. Kami akan pelajari dulu terkait ketersyaratan formil materil,” kata Komisioner Bawaslu DKI Divisi Penindakan Puadi, di kantor Bawaslu DKI, Sunter, Jakarta Utara, Sabtu (20/4/2019).

Puadi mengatakan, laporan akan dibahas dan dikaji secara internal untuk memeriksa laporan itu memenuhi syarat formil dan materil. Bila demikian, maka laporan akan diplenokan di internal Bawaslu DKI. Lalu, diregistrasi dan akan mulai berkoordinasi dengan polisi dan kejaksaan.

Bila ditemukan unsur pelanggaran, sambung Puadi, prosesnya akan ditindaklanjuti dengan penyidikan. Setelah penyidikan, diteruskan ke Jaksa Penuntut Umum. Terlapor dalam laporan BPP Prabowo-Sandi adalah adalah KPU dan KPU Jakarta Timur. Sebab peristiwa C1 itu ada di Jakarta Timur.

Laporan Badan Pemenangan Provinsi (BPP) DKI Prabowo-Sandi telah diterima oleh Sentra Gakumdu Bawaslu DKI Jakarta dengan nomor laporan 017/LP/PP/Prov/12.00/IV/2019. (ant)

Komentar telah ditutup.