Selebrasi Itu Bikin Kesal Barcelonistas

indopos.co.id – STATUS pemain termahal dalam sejarah Barcelona tidak otomatis menjadikan Philippe Coutinho selalu dielu-elukan Barcelonistas. Pada jornada ke-33 La Liga kontra Real Sociedad kemarin, pemain berjuluk The Little Magician itu membuktikan bahwa harga mahal hanya angka yang belum tentu diiringi dengan respek dari suporter.

Ya, mendapat siulan dari sebagian Barcelonistas yang ada di Camp Nou ketika menggantikan Ousmane Dembele pada menit ke-72. Tapi, sebagian lainnya menyambut memberi aplaus.

Usut-punya usut, sebagian Barcelonistas yang menerornya itu masih kesal dengan selebrasi Coutinho ketika mencetak gol pemungkas Barca ke gawang Manchester United pada leg kedua perempat final Liga Champions (17/4/2019). Kala itu, gelandang timnas Brasil itu berselebrasi dengan menutup lubang telinga dengan jari seolah ingin membungkam kritik yang selama dialamatkan kepadanya. Ya, performa Coutinho musim ini memang jauh dari harapan dengan masih mencetak 11 gol dari 48 laga di semua ajang.

”Itu (selebrasi, Red) untuk orang-orang yang ingin melihat saya bisa membungkam suara sumbang selama ini kemudian sehingga tidak mempengaruhi saya. Selebrasi itu seperti pembebasan saya,” ujar pemain 26 tahun itu seperti dilansir Marca.

Nah, salah satu cara agar respek Barcelonistas mengarah seutuhnya, Coutinho harus all out ketika menghadapi Liverpool pada leg pertama semifinal Liga Champions (2/5). Sebab, bila diturunkan entrenador Ernesto Valverde kontra The Reds dan Coutinho mampu menyingkirkan sisi emosionalnya, sangat mungkin aplaus kepadanya bakal terdengar di Camp Nou. Meski, harus diakui bahwa melawan Liverpool tidak akan mudah secara tim maupun personal Coutinho.

”Itu (laga melawna Liverpool, Red) akan menjadi sesuatu yang istimewa. Sebenarnya, saya agak cemas karena saya tahu saat itu akan datang (ketika hengkang dari Liverpool ke Barcelona pertengahan musim lalu, Red),” lanjut eks gelandang Inter Milan itu. (koc)

Komentar telah ditutup.