Daerah

Jaga Keamanan Jawa Barat

Redaktur: Heryanto
Jaga Keamanan Jawa Barat - Daerah

RESMI - Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih 2019-2024 Bima Arya (dua kiri) dan Dedie A. Rachim (tengah belakang) berjalan saat inagurasi Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor di Balaikota Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/4). ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/hp.

indopos.co.id – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta kepala daerah (Kada) menjaga suasana tetap kondusif. Itu penting mengingat pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) 2019 berjalan aman dan damai. Karena itu, suasana tersebut harus tetap terjaga dengan baik. 

”Dan, juga menitipkan kondusifitas dalam menyikapi pilpres dan pileg dengan cara bijaksana dan lebih baik,” tutur Gubernur Jabar Ridwan Kami seusai melantik Wali Kota-Wawalkot Bogor dan Bupati-Wabup Ciamis periode 2019-2023, di Gedung Sate Bandung, akhir pekan lalu.

Emil sapaan akrab Ridwan Kamil berharap seluruh Kada tingkat kabupaten/kota se-Jabar bisa menjaga sikap. Baik itu berupa pernyataan atau unggahan-unggahan di media social (medsos) kurang produktif dan bisa menggiring opini kepada keresahan. ”Jaga ketenangan, kurangi statement-statement atau postingan-postingan kurang produktif dan membuat suasana tidak kondusif,” seru Emil.

Di samping itu, Emil juga mengajak seluruh warga Jabar menyerahkan sepenuh hasil pemilu 2019 kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU). ”Kami berharap semua keputusan diserahkan pada KPU sebagai wasit pemilu 2019. Damai dan tenangnya diharapkan diberi contoh Ciamis dan tentu Bogor,” harapnya.

Lebih lanjut Emil mengatakan pihaknya juga melaporkan pemilihan presiden dan legislatif 2019 yang berlangsung Rabu (17/4/2019) di Jabar telah berlangsung aman, lancar, dan, kondusif. Kondisi itu telah dilaporkan pada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kalau pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019 di Jabar berlangsung aman, lancar, dan, kondusif. ”Alhamdulillah pemilu di Jabar tidak terjadi gesekan. Ada sedikit permasalahan seperti TPS kekurangan surat suara, tapi petugas langsung mengambil dari TPS lain untuk menambal kekurangan,” aku Emil.

Sementara Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, mengatakan, tidak akan ada program kerja 100 hari pertama. Ada sejumlah program prioritas seperti mewujudkan Bogor sebagai kota ramah, layak keluarga, penanganan transportasi dan kemacetan. ”Sektor tranportasi belum jalan maksimal,” tegas Bima Arya.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar akan membuat pusat daur ulang sampah plastik di Bogor. Menanggapi itu, Bima mengaku tengah berusaha mencari lokasi dan investor proyek tersebut. Galuga akan menjadi salah satu alternatif lokasi. ”Potensinya masih besar, karena sampah plastic banyak. Mungkin Galuga direncanakan sebagai lokasi pengolah plastiknya,” katanya.

Selain Bima, juga dilantik Herdiat Sunarya dan Yana D Putra sebagai Bupati/Wakil Bupati Ciamis masa jabatan 2019-2024 hasil Pilkada 2018. Pelantikan itu, sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 131.32-5872 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Bupati Ciamis Provinsi Jabar dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 132.32-5873 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Wakil Bupati Ciamis Provinsi Jawa Barat yang ditetapkan di Jakarta, 5 September 2018.

Sementara itu, Bima Arya Sugiarto dan Dedie Rachim dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor masa jabatan 2019-2024 hasil Pilkada 2018. Pelantikan itu sesuai Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 131.32-8178 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Wali Kota Bogor Provinsi Jawa Barat dan Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 132.32-8179 Tahun 2018 tentang Pengangkatan Wakil Wali Kota Bogor Provinsi Jawa Barat yang ditetapkan di Jakarta, 5 Oktober 2018. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Nusantara / Ridwan Kamil Pembicara Kunci Forum PBB

Daerah / Imbau Elite Dinginkan Suasana

Megapolitan / Proyek TPPAS Nambo di Klapanunggal, Bogor Kembali Dilanjutkan

Daerah / Gulirkan 9 Program Prioritas

Politik / Siap Adu Strategi Menangkan Jokowi


Baca Juga !.