Tottenham Hotspur Hadapi Empat Partai Final

indopos.co.id – Tottenham Hotspur memaklumatkan situasi darurat untuk klubnya. Empat laga tersisa jadi penyebabnya. Kalau masih ingin berada di orbit empat besar, Spurs harus memenangkan semua pertandingan. Kalau tidak, peluangnya lolos ke Liga Champions sangat tipis. Hanya ada sedikit celah di sana. Itu pun tergantung pada hasil yang diperoleh rival. Karena itu, empat pertandingan sisa itu dianggap final. Ya semua pertandingan sisa itu adalah final untuk mereka.

Harapan itu sangat terbuka lebar karena empat sisa laga tersebut bukanlah lawan berat. Setidaknya, lawan-lawan Spurs bukanlah tim enam besar. Diawali Rabu dini hari nanti (24/4/2019) The Lilywhites menghadapi Brighton & Hove Albion di Tottenham Hotspur Stadium pada matchweek 35.

Rekor Spurs lumayan impresif jika bermain di kandang sendiri. Tiga laga, misalnya, semuanya berakhir kemenangan. Tujuh gol sudah diciptakan. Dan gawang Hugo Lloris dkk belum tersentuh kebobolan gol sampai saat ini.

Bek Spurs Ben Davies kepada Senin (22/4/2019) mengatakan,  posisi timnya masih rawan. Meski pesaing terdekatnya di peringkat empat Arsenal mengalami kekalahan 2-3 lawan Crystal Palace Minggu (21/4/2019) lalu.

Namun konfigurasi itu bisa berubah menunggu hasil Chelsea yang bermain melawan Burnley dini hari tadi (23/4). Jika The Blues mengemas tiga angka, maka anak asuh Maurizio Sarri itu akan melompati Spurs dan Arsenal dan merangsek empat besar.

“Merefleksikan perjalanan tim ini sejauh ini memang cukup sulit dan kami akan berusaha memenangi semua poin tersisa di Premier League. Itulah target kami dan dimulai pada pertandingan lawan Brighton,” tutur Davies.

Pemain asal Wales itu mengatakan kekalahan atas Manchester City di dua laga beruntun memang menyakitkan. Masing-masing kalah 3-4 di leg kedua perempat final Liga Champions (18/4/2019) dan 0-1 di Premier League (20/4/2019). Namun kebanggaan menembus semifinal Liga Champions menjadi pembakar semangat Spurs untuk melakoni empat sisa laga Premier League.

Di stadion baru Spurs ini, Lucas Moura masih menjadi top skor dengan tiga golnya. Hat-trick ke gawang Huddersfield (13/4/2019) membuat Lucas sebagai pemain pertama yang membukukan trigol di stadion baru itu.

“Momentum perpindahan stadion baru ini sangat pas dan saya memperkirakan akan berpengaruh sampai akhir musim. Kami tahu seandainya Brighton juga mati-matian menghindari degradasi,” ucap Davies.

Pelatih Spurs Mauricio Pochettino kepada Football London berujar kekalahan dobel atas City tak akan mempengaruhi spirit timnya. Pochettino masih yakin jika semua penggawa timnya berpikir soal bagaimana finis di empat besar pada akhir musim ini.

“Semangat bertarung sampai akhir tetap ada di pikiran semua pemain saya. Kompetisi belum usai karena kami masih punya kans mengamankan empat besar juga menembus final Liga Champions,” tutur pelatih 47 tahun itu.

Pochettino mengatakan rotasi pemain menjadi sangat vital karena dirinya harus menyediakan pemain yang bugar pada setiap laga. Brighton (24/4/2019) maupun lawan selanjutnya West Ham (27/4/2019) punya kans mengalahkan Spurs dan membuat mereka terlempar dari empat besar.

Pochettino yang menjalani musim kelimanya sadar kalau harapan terbesar memenangi trofi memang ada di Liga Champions. Tapi gagal finis empat besar juga bisa menjadi aib tersendiri buat Pochettino.

Sementara itu, pelatih Brighton Chris Hughton kepada Daily Mail kemarin mengatakan hasil seri tanpa gol lawan Wolverhampton Wanderers (20/4/2019) melegakan dirinya. Sebab sebelum laga itu, The Seagull mengalami lima kekalahan.

“Suasana ruang ganti tentu saja membaik pasca satu poin di Stadion Molineux (kandang Wolves, red.) dan kami optimis dengan sisa laga yang ada. Meski posisi kami belum aman untuk musim depan,” ujar Hughton.

Brighton saat ini ada di posisi 17 dengan 34 poin. Penguntit terdekatnya, Cardiff City ada di peringkat 18 mengumpulkan poin 31. Setelah Huddersfield dan Fulham dipastikan degradasi maka slot degradasi musim ini tinggal satu lagi. (koc)

Komentar telah ditutup.