Megapolitan

Mobil Listrik Akan Membelah Jalan Ibu Kota

Redaktur:
Mobil Listrik Akan Membelah Jalan Ibu Kota - Megapolitan

FUTURISTIK - Peluncuruan mobil listrik dari Blue Bird yang akan segera beroperasional di jalanan ibu kota dalam waktu dekat. Foto: Ismail Pohan/INDOPOS

indopos.co.id - Pemerintah berkeinginan Indonesia memiliki produk dalam negeri mobil listrik sendiri. Khususnya, karya lokal anak bangsa yang akan didukung sepenuhnya oleh pemerintah. Pada 2035, Indonesia akan mengejar ketertinggalan itu untuk menyulap mobil listrik sebagai armada ramah lingkungan.

Dalam kesempatan itu, di Hari Bumi ini, Blue Bird Group meluncurkan mobil dengan tenaga listrik (e-Taxi) sebagai armada terbarunya yaitu Bluebird, BYD e6 A/T dan Silverbird, Tesla model X 75D A/T. Tidak banyak. Hanya 30 unit mobil listrik.

Pada kesempatan peluncuran mobil listrik oleh Blue Bird Group tersebut, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, dia ingin lihat Indonesia maju. Pembuatan baterai lithium akan dikerjakan di Morowali, Sulawesi Tengah.

”Kita akan dorong jadi angkutan umum, sepeda motor, jika ada pengadaan APBN. Kita akan bermain global dengan mobil listrik, untuk mengurangi pencemaran udara di Indonesia,” harapnya di kantor pusat Blue Bird Group Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (22/4/2019) siang.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi berkomitmen terhadap pengembangan mobil listrik tersebut. Namun, persoalannya infrastruktur mobil listrik juga harus dipersiapkan. Seperti terminal dan stasiun pengisian baterai, tidak mudah dibuat oleh PLN. ”Antisipasi keselamatan penumpang juga sangat penting,” tuturnya.

Terkait kesiapan stasiun charge baterai, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan menuturkan, pemerintah sedikit malu karena lebih dari satu tahun Peraturan Presiden terkait pembangunan infrastruktur mobil listrik belum jadi.

Padahal, PLN terangnya, telah berencana untuk memasang 2.000 unit stasiun pengisian mobil listrik. Dengan perhitungan 1.467/Kwh per stasiun. ”Mestinya kita harus komitmen,” tandasnya.

Presiden Direktur Blue Bird Group Holding Noni Purnomo menjelaskan, melalui terobosan inovasi dari kendaraan listrik ini, pihaknya ingin mendukung pelestarian lingkungan khususnya peningkatan kualitas udara di Jakarta.

Noni menambahkan, pihaknya juga menggandeng World Wide Fund for Nature (WWF) dan Jaga Bumi dalam mengadakan program One Ride One Seed. Setiap satu penumpang dari taksi listrik Bluebird dan Silverbird akan turut berkontribusi terhadap ditanamnya satu pohon di area aliran Sungai Ciliwung dan di tengah ibu kota. Program itu mulai dijalankan pada Juni 2019 dengan target 2.000 pohon.

Direktur PT Blue Bird, Tbk Adrianto Djokosoetono, menerangkan, penyediaan mobil listrik adalah dorongan dari Menteri ESDM Ignasius Jonan dan Menhub Karya Sumadi, dua tahun yang lalu. ”Akhirnya dibuat rencana pada Hari Bumi. Kami adopsi teknologi terkini. Sebagai pelaku bisnis transportasi kami ikut bertanggung jawab terhadap pembuangan emisi gas di Jakarta,” tuturnya. ”Kita berpartisipasi aktif sebagai bentuk komitmen Blue Bird mengeksplorasi teknologi, untuk diikuti perusahaan transportasi lainnya,” imbuhnya.

Ini terangnya, adalah langkah awal Blue Bird mengoperasikan kendaraan listrik sebagai katalisator transportasi ramah lingkungan. Strategi seiring dengan kebijakan dan dukungan pemerintah. ”Mudah-mudahan pada 2035, kita penjualannya kepada kendaraan listrik. Untuk investasi Rp 40 miliar sudah termasuk mobil, infrastruktur, dan stasiung pengisian listrik. Untuk tarif kita targetkan sama dengan Blue Bird lainnya. Silver Bird juga dengan harga yang sama,” tuturnya. ”Jadi kita bukan hanya investasi di kendaraannya saja tetapi juga charging-nya,” sambungnya.

Dia berharap ke depan ada stasiun pengisian listrik umum, sehingga mampu menyediakan bahan bakar kepada unit yang beroperasi. Saat ini, stasiun pengisian listrik baru ada di kantor pusat Blue Bird di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta. Perlu diketahui bahwa untuk mobil listrik Blue Bird e-Taxi dan Silver Bird e-Taxi, di-charge full hanya 1,5 jam. (ibl)

Berita Terkait

Opini / Alhamdulilah Gila

Headline / Sedih karena Akhirnya Harus Impor

Ekonomi / Mobil Listrik Butuh Insentif

Ekonomi / Swasta Siap, Pemerintah Masih Misteri

Ekonomi / Tahun Depan Luncurkan Mobil Listrik

Headline / Tiongkok Rilis Sedan Listrik Perdana


Baca Juga !.