Hukum

Dua Pejabat Kemenag Diperiksa Jadi Saksi Romahurmuziy

Redaktur: Nurhayat
Dua Pejabat Kemenag Diperiksa Jadi Saksi Romahurmuziy - Hukum

Tersangka Kasus Suap Romahurmuziy. Foto: Dok/INDOPOS

indopos.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini memanggil dua pejabat di Kementerian Agama (Kemenag) sebagai saksi dalam penyidikan kasus suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama tahun 2018-2019.

Dua pejabat itu adalah Kepala Bagian (Kabag) Mutasi Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemenag Sujoko dan Kabag Tata Usaha Pimpinan Biro Umum Setjen Kemenag Khoirul Huda Basyir Habibullah.

"Hari ini, dijadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi untuk tersangka Romahurmuziy (RMY) terkait tindak pidana korupsi suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa (23/4/2019).

Selain itu, KPK juga memanggil Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS) untuk diperiksa dalam kapasitasnya sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Dalam penyidikan terkait kasus suap jabatan di Kemenag, KPK sampai Senin (22/4) telah memeriksa 61 saksi.

"Saksi-saksi baik dari pihak Kementerian Agama yang di Jakarta ataupun yang di Jawa Timur itu kami lakukan proses pemeriksaan lebih lanjut," ucap Febri.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019. Diduga sebagai penerima Muhammad Romahurmuziy.

Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS).

Selain itu, Romahurmuziy saat ini juga masih dibantarkan penahanannya di Rumah Sakit Polri Jakarta Timur karena masih dalam keadaan sakit.

Menurut Febri, mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu masih membutuhkan perawatan di RS Polri.

"Sesuai dengan sistem dari koordinasi yang dilakukan dengan pihak dokter di RS Polri, sejauh ini memang ada kondisi-kondisi yang membuat yang bersangkutan harus rawat inap," ucap Febri. (ant)

TAGS

Berita Terkait

Hukum / Rommy Curhat soal Fasilitas Rutan hingga Buku Yoga

Hukum / Ketua KPK Punya Harapan di Bulan Suci Ramadan

Hukum / KPK Perpanjang Penahanan Bowo Sidik Pangarso

Hukum / KPK dan Kemenkumham Bahas Penyempurnaan UU Parpol

Nasional / KPK Panggil Sofyan Basir sebagai Tersangka

Hukum / Menag Lukman Kembali Diperiksa KPK


Baca Juga !.