Megapolitan

Jelang Ramadan, Harga Sembako Merangkak

Redaktur:
Jelang Ramadan, Harga Sembako Merangkak - Megapolitan

MEROKET - Pedagang menimbang bawang merah yang harganya melonjak jadi Rp 55 ribu di salah satu pasar di Kabupaten Bogor. Foto: Radar Bogor

indopos.co.id - Jelang Ramadan 1440 Hijriah, sejumlah kebutuhan pokok mengalami lonjakan harga. Tak terkecuali di pasar tradisional Kabupaten Bogor, harga beberapa komoditi mulai meroket.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bogor mencatat beberapa komoditi kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga jelang puasa. Di antaranya bawang merah, bawang putih dan teri medan.

”Bawang merah termasuk tinggi, selisihnya Rp 10 ribu per kilogram. Dari minggu lalu Rp 45 ribu menjadi Rp 55 ribu per kilogram,” terang Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan pada Disperdagin Kabupaten Bogor, Jona Sijabat, Senin (22/4/2019).

Selain itu, sambung Jona, lonjakan yang juga tinggi dialami komoditi teri medan yang sebelumnya Rp 80 ribu menjadi Rp 100 ribu per kilogram hingga akhir pekan lalu. Tak hanya itu, kaum ibu juga makin menjerit lantaran harga bawang putih naik dari Rp 28 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram.

”Sebagian besar stabil. Tapi ada yang naik itu yang signifikan,” ujarnya lagi. Jona menambahkan, ada beberapa komoditi yang mengalami kenaikan, tapi hanya selisih Rp 1.000 hingga Rp 2 ribu dari harga minggu lalu. Di antaranya gula pasir, telur ayam ras dan daging ayam ras.

”Gula pasir curah itu dari Rp 12 ribu jadi Rp 13 ribu per kilogram, telur ayam ras dari Rp 23 ribumenjadi Rp 24 ribu per kilogram. Lalu, daging ayam ras dari Rp 34 ribu naik jadi Rp 35 ribu per kilogram,” tuturnya.

Kenaikan tersebut hampir terjadi di semua pasar se-Bumi Tegar Beriman tersebut. Namun, fluktuasi harga masih akan terus terjadi jelang Ramadan tiba. Apalagi, faktor cuaca ekstrem ditengarai menjadi salah satu penyebab kenaikan harga karena memengaruhi masa panen hingga distribusi.

Selain itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan operasi pasar bila suatu waktu diperlukan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditi. ”Kita lihat minggu-minggu ke depan. Kemungkinan berubah tentu ada. Yang pasti, kita bakal adakan operasi pasar untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas di pasar,” bebernya.

Seorang ibu rumah tangga, Ulfa, 25, menuturkan, kenaikan beberapa harga sayur dan bumbu dapur ini begitu mencekik. Ia berharap pemerintah segera mengontrol harga jelang Ramadan. ”Semua mulai naik, tapi penghasilan kami segini saja. Tolong dong pemerintah gerak cepat menstabilkan harga,” tukasnya. (ryn/c/yok/py)

Berita Terkait

Megapolitan / Sediakan Sembako Murah untuk Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Ekonomi / Hiswana DKI Jakarta Berbagi Bersama Ratusan Anak Yatim

Ekonomi / Sambut Ramadan, Cadbury Tebarkan Semangat Kebaikan

Megapolitan / Komunitas Bogor Sahabats Gelar Buka Puasa di Vihara


Baca Juga !.