Hukum

Dorr.. Satu Perampok Bersenjata Ambruk

Redaktur: Darul Fatah
Dorr.. Satu Perampok Bersenjata Ambruk - Hukum

Ilustrasi. Foto: dok/INDOPOS

indopos.co.id - Salah satu perampok bersenjata yang merampas sepeda motor seorang pengojek daring, ambruk diterjang timah panas. Pasalnya, perampok itu melawan petugas ketika akan ditangkap.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Surata Sitepu menjelaskan, berdasarkan keterangan empat pelaku yang telah dibekuk sebelumnya, polisi berhasil mengendus jejak pelaku yang membawa senjata api berinisial R.

"Kita kejar dan tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB, kita dapat informasi yang bersangkutan ada di Kali Sekretaris. Pada saat akan ditangkap tersangka melawan sehingga dilakukan tindakan tegas," kata AKBP Edi di Mapolres Metro Jakarta Barat, Selasa (23/4/2019).

Tersangka R kemudian di evakuasi dan dibawa ke rumah sakit namun tersangka meninggal saat tiba di rumah sakit. Ada lima pelaku yang terlibat dalam perampokan tersebut. Empat pelaku lainnya sudah ditahan di Mapolres Metro Jakarta Barat. Dua orang di antaranya adalah residivis dengan kasus yang sama, dan satu orang masih berstatus anak di bawah umur.

Tersangka yang tewas diterjang timah panas dan empat pelaku yang ditahan adalah pelaku pencurian dengan kekerasan terhadap AK, 37, yang terjadi di Jalan Arjuna, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (8/4/2019).

Korban yang bekerja sebagai pengemudi ojek daring sedang dalam perjalanan pulang dan melintas di lokasi kejadian. Saat melintas, korban tiba-tiba dihadang oleh tiga sepeda motor yang dikendarai oleh lima pelaku yang kemudian langsung menyerang korban.

Salah satu pelaku mengambil kunci kontak sepeda motor korban, sedangkan pelaku yang lain mengancam korban menggunakan senjata api dan golok untuk memberikan rasa takut kepada korban dan merampas barang-barang milik korban.

Edi mengatakan, keempat pelaku ditangkap di tempat berbeda. Pelaku SJ, 29, dan SL, 17, ditangkap di Parkiran Maybank Jalan Pluit Kencana Nomor 82, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara. Sedangkan MO, 24, ditangkap di Jalan Panjang Pesing Koneng, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Sementara TK, 20, ditangkap di Jalan Blimbing Kampung Belakang, Blimbing, Kosambi, Tangerang. Para pelaku ini jerat dengan Pasal 365 KUH-Pidana dengan ancaman penjara di atas lima tahun.

Edi juga menyampaikan, polisi sudah mengendus keberadaan sejumlah pelaku dan akan menindak tegas bila mencoba beraksi. "Perlu kami sampaikan kepada pelaku, kami sudah mendeteksi beberapa pelaku dan kalau masih bermain lagi akan kami lakukan tindakan tegas kepada para pelaku yang coba untuk melukai atau melakukan aksinya di Jakarta Barat," pungkas dia. (ant)

 

Berita Terkait

Nusantara / Massa Bakar Kantor Polsek di Sampang

Megapolitan / Sadis…Sebelum Tewas, Ati Tak Makan Lima Hari

Megapolitan / Pembunuh ART Terancam 15 Tahun Kurungan

Megapolitan / Kematian Tak Wajar ART Terungkap

Megapolitan / Pembunuh Danu Tirta Diringkus

Nasional / Pilot Ini Ditangkap Terkait Ujaran Kebencian


Baca Juga !.