Headline

Selama Dibantarkan, Masa Tahanan Rommy Tidak Dihitung

Redaktur: Nurhayat
Selama Dibantarkan, Masa Tahanan Rommy Tidak Dihitung - Headline

indopos.co.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu perkembangan dari Rumah Sakit Polri Jakarta Timur terkait pembantaran tersangka anggota DPR RI 2014-2019 Romahurmuziy (RMY).

"Terkait pembantaran tersangka RMY, KPK masih menunggu perkembangan dari Kepala RS Polri," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Lebih lanjut, Febri mengatakan bahwa pada Selasa (23/4/2019), mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu telah menjalani pemeriksaan "Magnetic Resonance Imaging" (MRI) dan kontrol lanjutan.

"Kemarin dilakukan MRI dan kontrol lanjutan. Jika sudah tidak dibutuhkan rawat inap, KPK akan mencabut pembantaran yang bersangkutan," ucap Febri.

Sebelumnya, Febri juga mengingatkan bahwa selama tersangka Rommy dibantarkan maka masa penahanannya tidak akan dikurangi.

"Perlu dipahami juga dalam kondisi pembantaran tersebut sebenarnya pihak tersangka sendiri juga tidak dihitung masa penahanannya. Jadi, kalau dibantarkan 5, 10 atau 20 hari maka itu tidak akan dikurangi masa penahanan," ujar Febri.

Untuk diketahui, KPK telah menetapkan tiga tersangka terkait suap pengisian jabatan di lingkungan Kementerian Agama RI Tahun 2018-2019. Diduga sebagai penerima Muhammad Romahurmuziy.

Sedangkan diduga sebagai pemberi, yaitu Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gresik Muhammad Muafaq Wirahadi (MFQ) dan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Timur Haris Hasanuddin (HRS). (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Hukum / KPK Perpanjang Penahanan Bupati Jepara Nonaktif

Headline / KPK Kembali Panggil Sofyan Basir

Headline / Gubernur Aceh Divonis 7 Tahun

Hukum / Rommy Curhat soal Fasilitas Rutan hingga Buku Yoga

Hukum / Ketua KPK Punya Harapan di Bulan Suci Ramadan

Hukum / KPK Perpanjang Penahanan Bowo Sidik Pangarso


Baca Juga !.