Bola Dunia

Kembali Diselematkan Eriksen

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Kembali Diselematkan Eriksen - Bola Dunia

Gelandang Tottenham Hotspur, Christian Eriksen. Foto: Daniel LEAL-OLIVAS / AFP

indopos.co.id - Harry Kane memang top skor Tottenham Hotspur musim ini dengan 24 golnya. Akan tetapi ditinggal Kane sejak dua pekan lalu (10/4/2019) karena cedera otot ligamen engkel kiri, Son Heung-min, Lucas Moura, Fernando Llorente, Victor Wanyama, dan Christian Eriksen bergantian menjadi kontributor bagi lini depan Spurs.

Gol tunggal Eriksen ke gawang Brighton & Hove Albion pada menit ke-88 kemarin (24/4/2019) di Tottenham Hotspur Stadium memberikan tiga poin buat Spurs. Kemenangan itu memastikan The Lilywhites mengamankan posisi tiga pada matchwek 35.

Pelatih Spurs Mauricio Pochettino seperti diberitakan ESPN memberikan sanjungan kepada Eriksen. Saat unit serang Spurs buntu, pemain 27 tahun itu muncul kembali sebagai pahlawan tim.

Musim ini, tiga kali Spurs berutang kepada Eriksen lewat gol-golnya. Dan uniknya ketiga gol kemenangan oleh Eriksen semuanya lahir pada sepuluh menit jelang pertandingan usai.

Yang terpenting lahir di Liga Champions. Tepatnya pada matchday kelima grup B lawan Inter Milan (29/11/2018). Spurs yang harus menang di laga tersebut membuat pendukungnya bersorak lewat gol pemain asal Denmark itu di menit ke-80.

Gara-gara tiga poin atas Inter itu Spurs akhirnya punya poin yang sama dengan Inter jelang matchweek pamungkas atau keenam. Spurs pun lolos ke fase 16 besar usai menahan imbang imbang Barcelona (12/12) di Camp Nou. Sedangkan Inter yang punya poin sama dengan Spurs gagal lolos. Inter kalah margin gol oleh Spurs.

Setelah gol lawan Inter, gol penting lain Eriksen terjadi ketika menang 1-0 atas Burnley (15/12/2018) di matchweek 17. Gol Eriksen ke gawang The Clarets terjadi pada injury time (90+1'). Dan masih dengan skenario yang sama, Eriksen mencetak gol ke gawang Brighton di penghujung laga kemarin.

“Gol Christian (Eriksen) luar biasa. Dia melepaskan tembakan yang selalu akurat baik dengan kaki kanan maupun kaki kiri,” kata Pochettino. “Saya selalu menyimpan harapan (menang) meski itu sudah masuk menit ke-88,” tambah pelatih berusia 47 tahun itu.

Dengan performa apik dan konsistennya itulah maka Pochettino berusaha mati-matian nggandoli Eriksen bertahan di Spurs. Raksasa Spanyol Real Madrid dan sang pelatih Zinedine Zidane kabarnya menginginkan Eriksen untuk bergabung musim depan. Eriksen disebutkan Marca sebagai target kedua transfer jika mereka gagal mendapatkan Eden Hazard.

Peluang pindah Eriksen ke tim ibukota Spanyol itu sangatlah besar. Mengingat kontraknya akan purna pada musim panas tahun depan. Dan sampai sekarang negoisasi pihak klub dengan eks pemain Ajax itu belum berujung kesepakatan.

 “Situasi antara pihak klub dengan Christian sangat spesial karena memang dia sosok yang spesial buat klub. Momentum kesepakatan antara dirinya dan klub seandainya terjadi tak bisa disamakan dengan pemain lain,” tutur Pochettino.

Eks pelatih Espanyol dan Southampton itu optimis jika dalam waktu dekat pihak klub akan mengumumkan soal pembaruan ikatan kerja dengan Eriksen. Bahkan dengan tegas Pochettino berkata sebelum musim usai dan agenda pramusim bergulir, kontrak Eriksen yang baru sudah keluar.

“Maka yang kami butuhkan adalah menata fokus di pertandingan tersisa sampai akhir musim ini,” ujar Pochettino. 

Sementara itu, kemenangan atas Brighton kemarin memperpanjang rekor kemenangan Spurs di markas barunya. Dalam empat pertandingan di Tottenham Hotspur Stadium, mereka selalu menang. Dan jangan lupakan jika dalam empat pertandingan tersebut mereka belum bobol barang satu gol pun. Juga barisan pemain-pemain Spurs sudah mencetak delapan gol.

Eriksen kepada Sky Sports mengatakan sebelum mencetak gol dua meit sebelum laga usai, dirinya sudah melatih dengan melepaskan beberapa tembakan sebelumnya. Dari statistik Staszone, gol Eriksen baru tercipta setelah melakukan 'pemanasan' berupa enam tembakan.

“Kemenangan ini melahirkan kegembiraan yang sangat luar biasa. Kami banyak peluang, Brighton bermain sangat ulet, dan kami kesulitan menembus area pertahanan mereka sebab ada sepuluh orang dari mereka saat diserang,” ucap Eriksen. (koc)

Baca Juga


Berita Terkait

Bola Dunia / Tak Ada Kompromi

Bola Dunia / Kejar Rekor Klub dan Pribadi

Bola Dunia / Minta Pemain Tampil Dingin

Bola Dunia / Vital untuk Tetangga Sebelah

Bola Dunia / Tottenham Hotspur Hadapi Empat Partai Final

Bola Dunia / Enerji Ekstra Stadion Baru


Baca Juga !.