Internasional

Kim Jong-Un Ingin Bertemu Vladimir Putin

Redaktur:
Kim Jong-Un Ingin Bertemu Vladimir Putin - Internasional

Vladimir Putin dan Kim Jong Un akan bertemu pada hari ini, Kamis (25/4/2019).

indopos.co.id - Pemimpin Korea Utara telah sampai di Rusia untuk rencana pertemuannya dengan Putin. Televisi Nasional Rusia memperlihatkan Kim melangkah keluar dari kereta hijau pribadinya di stasiun Khasan yang terletak di Kota Pelabuhan Timur, Rabu (24/4/2019) siang. Kim dan Putin diperkirakan akan bertemu untuk pertama kalinya di kota pelabuhan timur, Vladivostok, esok hari. Namun pertemuan ini, tidak menyebutkan adanya tanda tangan perjanjian ataupun pernyataan kerjasama.

Pemimpin muda Korea Utara itu berangkat dari ibukota Pyongyang pada Rabu (24/4/2019) dini hari dan melakukan perjalanan ke Rusia menggunakan kereta, sama dengan perjalanannya saat bertemu dengan presiden Donald Trump di Hanoi, Vietnam. Perjalannannya dari stasiun kereta di Khasan, dekat perbatasan Korea Utara, ke Vladivostok diperkirakan memakan waktu sekitar sembilan jam.

“Setelah memasuki Rusia, Kim berhenti di stasiun Khasan di mana ia dihadiahi bunga-bunga dan roti juga garam yang menjadi tradisi Rusia dalam menyambut tamu, ungkap anggota parlemen lokal,” Natalia Karpova.

Kim mengatakan, ia senang berada di tanah Rusia, lapor wilayah bagian Rusia Primorsky di situs resminya. Kereta Kim tampaknya akan melewati jalur kereta api tunggal sepanjang perbatasan Taman Nasional Land of the Leopard menuju stasiun di kota Ussuriysk. Perjalanan sejauh 260 km itu diperkirakan memakan waktu tujuh jam, lapor TASS.

Dari Ussuriysk, kereta akan terhubung dengan jalur kereta Trans Siberia menuju Vladivostok. Perjalanan tersebut menghabiskan sekitar 2 jam perjalanan dan menempuh jarak sekitar 70 km. Kunjungan Kim ke negara tetangga bagian utaranya terjadi di tengah kebuntuan negosiasi nuklir antara Pyongyang dan Washington. Pertemuan Trump dan Kim di Hanoi berakhir tanpa ada persetujuan. Kedua pihak nampaknya berbeda pendapat tentang bagaimana pencabutan sanksi perdagangan memberikan langkah berarti untuk denuklirisasi.

Juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan Amerika Serikat mendapatkan laporan bahwa Kim telah pergi ke Rusia. “Amerika Serikat dan komunitas internasional berkomitmen untuk tujuan yang sama, yaitu denuklirisasi Korea Utara yang final dan sepenuhnya diverifikasi. Ini adalah komitmen Ketua Kim untuk denuklirisasi yang menjadi fokus dunia,” katanya.

Tidak sendirian dalam perjalanan itu. Kim ditemani oleh Choe Son Hui yang baru saja dipromosikan dan merupakan salah satu diplomat Pyongyang paling berpengalaman yang sering terlibat dalam pembicaraan dengan Amerika Serikat. Situs web terkemuka yang khusus memberitakan tentang Korea Utara, melaporkan bahwa promosi Choe menjadikannya diplomat wanita dengan peringkat tertinggi dalam sejarah negara itu.

Analis berspekulasi bahwa pertemuan Kim dengan Putin dapat menjadi cara bagi pemimpin muda Korea Utara itu untuk menilai opsi diplomatiknya di luar pembicaraan dengan Amerika Serikat. Korea Utara mungkin mengharapkan dukungan Rusia dalam menekan Washington terkait pencabutan sanksi, yang masih menjadi masalah utama dalam pembicaraan antara kedua pihak. Pemerintahan Trump mengatakan sanksi hanya akan dicabut setelah Korea Utara menghentikan program senjata nuklirnya. (fay)

 

Berita Terkait

Internasional / Korea Utara Kembali Tembakkan Rudal

Internasional / Rudal Korut Tertangkap Kamera

Internasional / Kim Puji Putin di Vladivostok

Internasional / Kim Puji Putin di Vladivostok

Internasional / Kim Jong Un Tiba di Rusia untuk Bertemu Putin


Baca Juga !.