Bola Dunia

Minta Pemain Tampil Dingin

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Minta Pemain Tampil Dingin - Bola Dunia

Manajer Manchester City Pep Guardiola. Foto: Oli Scraff / AFP

indopos.co.id - Manchester City menyalip Liverpool pada matchweek 35 ini. Kemenangan dua gol di Derby Manchester Kamis (25/4/2019) membuat The Citizen unggul satu angka atas Liverpool (89-88). Tiga matchweek pamungkas akan menjadi jawaban. Apakah berakhirnya 'kutukan Sir Alex Ferguson' sejak 2012-2013. Yakni tak ada tim setelah eranya bisa jadi juara Premier League beruntun. Atau malah Liverpool memungkasi nirtrofi Premier League dalam 29 tahun terakhir.

City memenangkan Premier Leeague musim 2017-2018 dengan sangat leluasa. Pada matchweek 34, Vincent Kompany dkk sudah memastikan juara. Kekalahan tim tetangga yang juga penguntit terdekatnya, Manchester United kepada West Bromwich Albion (15/4/2018) dengan skor 0-1, mengantarkan City jadi kampiun. Jarak poin City dan United saat jadi juara mencapai 18 angka (90-72).

Dan musim 2018-2019 ini kisah City juara 'tanpa berkeringat' tak berulang. Liverpool yang musim lalu finis keempat memberikan tekanan superbesar sampai matchweek 35 ini. “Kedua tim (City dan Liverpool, red.) sama-sama pantas meraih titel akan tetapi hanya ada pemenang dalam sebuah kompetisi. Salah satu tim yang kalah tak akan menyesalinya karena kedua tim sudah memberikan perjuangan terbaiknya,” ucap Guardiola seperti dikutip The Independent.

Pelatih yang memberikan 14 titel buat Barcelona dalam empat musim itu mengatakan timnya harus tetap rileks menatap tiga laga sisa. Yakni tandang ke markas Burnley (28/4/2019), menjamu Leicester City (7/5/2019), dan tandang ke markas Brighton & Hove Albion (12/5/2019). “Saya katakan kepada para pemain jangan membaca (media), jangan menonton televisi. Istirahatlah, tidur yang nyaman, dan songsonglah pertandingan di kandang Burnley (28/4/2019),” tutur Guardiola.

Burnley menghadirkan kesulitan musim lalu buat City saat bermain di Turf Moor. City hanya pulang dengan satu poin dari Turf Moor (3/2/2018) setelah bermain seri 1-1. Sedangkan musim sebelumnya, 2016-2017, City bisa meraih poin absolut berkat kemenangan 2-1. “Pertandingan melawan Burnley bakalan sulit dan kami harus tetap berkepala dingin. Kami belum jadi juara, masih ada tiga laga tersisa,” ujar Guardiola.

“Liverpool mengejar kami, dan rasanya mereka tak akan membuang satu poin pun. Jadi, juara atau tidak ada di tangan kami sendiri,” tambah pelatih kelahiran Santpedor itu. Atas ketatnya persaingan City dan Liverpool ini, kabarnya sampai dua trofi disiapkan. Satu ditaruh di Liverpool dimana The Reds akan menjamu Wolverhampton Wanderers. Satu lagi ditempatkan di Brighton karena City akan bertanding lawan Brighton.

ESPN menulis analisis seandainya performa stabil City lebih menjanjikan ketimbang Liverpool. Sebelas kemenangan beruntun City di Premier League periode Februari hingga April adalah buktinya. Sedangkan dalam periode yang sama Liverpool tergelincir hasil seri tiga kali dan 'hanya' mengemas poin absolut delapan kali.

“Dari (lini) depan hingga (lini) bertahan City sangat hebat, mereka seperti mesin. Setelah tertinggal tujuh poin di awal tahun baru di belakang Liverpool, dalam 11 pertandingan mereka menjebol gawang lawan 26 kali dan hanya tiga kali kebobolan,” tulis ESPN.

Sementara itu, Liverpool akan menjalani laga kandang melawan Huddersfield di Anfield pada dini hari nanti (27/4/2019) di matchweek 36 (siaran langsung beIN Sports 1 pukul 02.00 WIB).  Pelatih Liverpool Juergen Klopp kepada DAZN mengatakan City baru saja melewati timnya pada matchweek 35. Seandainya City kemudian menjadi kampiun maka Klopp tak segan memberinya ucapan selamat.  “Mereka layak untuk juara sebab mereka bermain dengan fantastik dan mereka telah menyelesaikan musim yang juga fantastik. City adalah tim yang sangat konsisten,” puji eks pelatih Mainz 05 dan Borussia Dortmund tersebut.

Menuju pertandingan versus Huddersfield ini Klopp diperkirakan mengistirahatkan beberapa pemain kuncinya. Sebab Kamis (2/5/2019) mendatang mereka akan bertemu Barcelona di leg pertama semifinal Liga Champions di Camp Nou.

Huddersfield dalam tiga pertemuan terakhir atau sejak promosi di Premier League musim 2017-2018 tak sekalipun pernah menang atas Liverpool. Dalam tiga laga versus Liverpool, Liverpool menang dengan tujuh gol dan tak pernah kebobolan. (koc)

Berita Terkait


Baca Juga !.