Megapolitan

Macet Tiap Hari, Warga Desak Pemda Bertindak

Redaktur:
Macet Tiap Hari, Warga Desak Pemda Bertindak - Megapolitan

TIDAK ADA PETUGAS- Kemacetan lalu lintas sekitar Lawang Seketeng yang keluhkan warga. Foto: Nelvi/RadarBogor

indopos.co.id - Sejumlah warga dibuat geram setiap melintasi Jalan Seketeng, Kelurahan Gedong, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Kamis (25/4/2019). Pasalnya, hingga kini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor belum mampu mengurai kemacetan panjang yang selalu mewarnai ruas jalan tersebut.

Kesemrawutan yang tergambar jelas sejak pagi hingga sore semakin diperparah, karena tidak adanya petugas yang fokus mengurai kemacetan yang disesaki oleh angkutan kota itu. Sejumlah warga pun mengeluh keadaan yang dibiarkan begitu berlarut-larut.

Keluhan tersebut datang dari sejumlah warga kampung Gedong, Kelurahan Gedong, Kecamatan Bogor Tengah. Salah satunya Ficky Kurnia, 39. Ia menjelaskan, kesemrawutan angkot dan jual beli pedagang di sana sudah menjadi makanan sehari-harinya.

Ficky-sapaan akrabnya, menambahkan, sudah bertahun-tahun dirinya beserta keluarga merasakan itu.

Kemacetan yang sulit terurai tersebut diungkapkan Ficky, perlu adanya penertiban dari pihak terkait. Agar lalu lintas di Jalan Seketeng bisa terurai.

’’Angkot terlalu banyak yang ngetem sembarangan, kalau bisa ngetem-nya yang teratur, karena kan ada pasar sekalian jalan umum juga,” cetusnya. Selaras, Nana, 27, pemilik toko ikan asin yang berjualan di sekitar Jalan Seketeng menuturkan, kemacetan di depan toko tempat dia berdagang setiap hari memang seakan-akan tidak ada solusi dari pihak terkait.

’’Dari pagi, setiap hari tidak ada berhentinya macet, paling kalau sore kadang lenggang, tak berselang lama langsung macet lagi,” ujarnya. Sebelumnya, lanjut Nana, macetnya di dekat BTM dan di Jalan Seketeng ini lancar.Tetapi keadaan berbalik sekarang. Nana mengaku, selama ini memang tidak ada petugas yang menertibkan untuk mengurai kemacetan di sana.

”Enggak ada yang menertibkan, membantu me-ngurai penumpukan kendaraan di sini, kalau ada yang menertibkan, mungkin sudah lancar ini,” ungkapnya.

Hal sama diungkapkan Haris Saputra, 47, warga RT 03/07 Kelurahan Gedong, Kecamatan Bogor Tengah.

Katanya, memang kemacetan yang terjadi di sekitar ruas Jalan Seketeng sudah dari dulu mengisi hirup pikuk warga kampungnya. Dirinya mengakui bahwa sudah tidak aneh melihat keadaan seperti itu.

”Angkot banyak yang dialihkan lewat sini, 03 Ciapus, Parakan, Sindangbarang, Gunung Malang, 04 Bekeng, Rancamaya, 04A Cijeruk, Pabuaran, Cihideung, 21 Cibereum ditumplekin ke sini semua,” ujarnya.

Ia pun mengaku, ingin adanya perhatian pemerintah, agar kemacetan di Lawang Seketeng ini bisa berakhir.

”Ini juga kan dekat banget dalam lingkar jalan protokol. Jadi mudah-mudahan ada solusinya,” tambahnya. (cr2/c)

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Jalan Manggis di Jagakarsa, Jaksel akan Satu Arah

Megapolitan / Pengendara Perlu Hindari Ruas Jalan Ini

Banten Raya / Macet Parah, Stasiun Poris Bakal Dipindah

Banten Raya / Pangkas Jam Operasional Truk Angkutan Barang

Megapolitan / Pembangunan Jalan Cuma Tiga Km per Tahun

Politik / Kemacetan Minta Diangkat ke Dalam Debat Capres II


Baca Juga !.