Hukum

Susi Pudjiastuti Dukung Program Pencegahan Korupsi

Redaktur: Ali Rahman
Susi Pudjiastuti Dukung Program Pencegahan Korupsi - Hukum

KPK Gelar Dialog Kartini Anti Korupsi 2019, di Kantor KPK, Jumat (26/4/2019). Foto: Deri Ahirianto/INDOPOS

indopos.co.id - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendukung salah satu program Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam bidang pencegahan korupsi.

Menurutnya berdasarkan riset Bank Dunia pada150 negara, perempuan bisa lebih dipercaya. Walaupun ada perempuan yang ditangkap KPK, namun presentasenya lebih kecil dibanding laki-laki.

"Perempuan juga secara alami lebih dominan untuk mendidik anaknya. Selain itu kalau melihat survei Bank Dunia, harusnya perempuan diberikan ruang dan jabatan di pemerintahan. Di parlemen juga begitu keterwakilan perempuan," ujar Susi saat diskusi Kartini Antikorupsi 2019, di kantor KPK, Jumat (26/4/2019).

Menurutnya, Presiden Jokowi saat ini juga sudah menambah Menteri dari perempuan. Lebih banyak dibanding pemerintahan sebelumnya. Susi juga mendukung lebih banyak keterwakilan perempuan di parlemen. Dia berharap SPAK terus mengedukasi bahaya korupsi kepada perempuan di Indonesia.

Sementara itu, Sekretaris PP Aisyiyah Rohimi Zamzan mengapresiasi program SPAK dari KPK. "Pada tahun 1995 kami pernah menggelar gebrak perempuan anti korupsi. Itu diikuti 1000 orang. Kami senang ada gerakan SPAK.
Gerakan antikorupsi memang awalnya dari keluarga," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Hubungan Luar Negeri PP Muslimat NU, Yenny wahid mengatakan peran ibu sangat penting dalam memerangi korupsi. "Ada korelasi langsung, makin perempuan berdaya dan diikutsertakan dalam pembangunan maka korupsinya lebih rendah. Jadi peran perempuan sangat menentukan. Perempuan yang tersadarkan punya peran untuk mewarnai lingkungannya," pungkasnya. (dai)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Pengusaha Didakwa Suap Bowo Sidik Rp 2,5 Miliar

Hukum / Sidang Kasus Rommy, Lukman dan Khofifah Tak Hadir

Nasional / Dua Rektor UIN Banda Aceh Diperiksa KPK

Nasional / Kasus Rommy, KPK Periksa Rektor UIN

Headline / Presiden Jokowi Segera Pilih Pimpinan KPK Baru 

Hukum / KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Suap Imigrasi NTB


Baca Juga !.