Politik

Sama-sama Klaim Kuasai Parlemen

Redaktur: Riznal Faisal
Sama-sama Klaim Kuasai Parlemen - Politik

Arsul Sani. Foto: Dok/ANTARANEWS.COM

Tidak hanya saling klaim kemenangan presiden dan wakil presiden. Dua kubu partai koalisi pengusung saling menyebut unggul dalam menguasi kursi di parlemen.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Arsul Sani menilai, kekuatan partai Koalisi Indonesia Kerja (KIK) cukup untuk mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf nanti. Fakta itu mengacu pada hasil sementara perolehan suara Parpol pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019.

"Dari sisi kekuatan di parlemen sebenarnya partai-partai KIK akan menguasai kursi pada kisaran 60 persen, sehingga tanpa PAN berbalik mendukung Paslon (pasangan calon) 01 pun, maka dukungan KIK terhadap Paslon 01 jika nanti memerintah sudah cukup," ujar Arsul ketika dihubungi, Minggu (28/4/2019).

Namun, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (Sekjen PPP) itu menyebut, saat ini TKN belum membahas kemungkinan tersebut. Sebab, masih terlalu pagi untuk membahas peluang dukungan dari partai pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Fokus kami saat ini adalah mengawal penghitungan suara Pilpres yang secara konsisten menunjukkan keunggulan paslon 01 dalam perolehan suara," tukasnya.

Sementara itu, Direktur Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad juga mengaku, Koalisi Indonesia Adil Makmur tetap akan solid. "Sampai sejauh ini kami melihat koalisi-koalisi masih solid, baik PAN maupun Partai Demokrat," ujarnya kepada wartawan, Minggu (28/4/2019).

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menyatakan, koalisinya justru yang unggul dibandingkan koalisi Paslon nomor urut 01. "Saya tidak bisa begitu banyak menanggapi karena saat ini posisi 02 masih dirasakan unggul, sehingga terlalu pagi kalau kemudian PAN dan PD dikatakan akan balik badan," ucapnya.

Dia menyebutkan, walaupun berharap partai-partai tersebut tetap solid di Komisi Adil Makmur, tapi mereka menghormati hak politik dari masing-masing partai. “Tapi, kami yakin dan percaya kedua partai tersebut masih memegang komitmen bersama kami di Koalisi Adil Makmur," ujar Dasco.

"Yang namanya politik ini kan dinamis, kita serahkan kembali berpulang kepada hak politik dari partai masing-masing," sebut Anggota Komisi III DPR itu. “Tentunya masih tetap berdiri bersama-sama di Koalisi Adil dan Makmur, baik pada saat ini maupun di parlemen nanti," tambah Dasco. (aen)

 

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.