Manfaatkan Momentum Hari Buruh, Bagikan Kartu Pekerja

indopos.co.id – Mayday atau Hari Buruh Sedunia dijadikan momentum bagi sejumlah pemeritah kota menjalin hubungan dengan serikat pekerja. Salah satu cara yang digunakan yakni dengan membagikan Kartu Pekerja.

Sudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur misalnya, membagikan 183 Kartu Pekerja di halaman kantor Wali Kota Jakarta Timur. Kasudin Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur Galuh mengatakan, untuk pelaksanaan Hari Buruh kali pihaknya membagikan sebanyak 183 Kartu Pekerja. “Kartu Pekerja dibagikan sebanyak 183 kartu,” tutur dia, Rabu (1/5/2019).

Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar mengatakan, peringatan Hari Buruh merupakan yang ketiga kalinya digelar di halaman kantor wali kota. Kegiatan ini diikuti sekitar 2.500 buruh dari berbagai elemen dan berjalan lancar atas kerja sama berbagai pihak. “Harapannya, peringatan Hari Buruh yang tertib ini semakin dipertahankan dan kesejahteraan buruh juga semakin membaik,” tandas dia.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Jakarta Pusat. Sebanyak 209 Kartu Pekerja tahap lima dibagikan kepada para pekerja dari empat perusahaan swasta. Kartu tersebut akan berguna di antaranya, gratis menumpang Bus Transjakarta. Pembagian dilaksanakan simbolis di Ruang Pertemuan Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Pusat.

Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Meghantara mengatakan, Kartu Pekerja pembagian merupakan bentuk kepedulian Pemprov DKI Jakarta kepada pekerja di ibu kota. “Dengan kartu ini, para pekerja bisa gratis menumpang Transjakarta. Kita juga akan menjamin asupan pangan pekerja melalui kartu ini,” kata dia, Rabu (1/5/2019).

Di tempat yang sama, Khairunnisa Sutisiani, 23, salah satu penerima Kartu Pekerja merasa senang karena kartu tersebut dinilai memiliki beragam manfaat. “Dengan adanya Kartu Pekerja, kita bisa belanja murah dan naik Transjakarta gratis. Ini sangat meringankan beban saya,” tandas dia.

Di wilayah Jakarta Barat, Peringatan Hari Buruh Sedunia digelar dalam bentuk silaturahmi unsur pemerintah kota, pengusaha, dan serikat pekerja di Ruang Ali Sadikin, kantor wali kota Jakarta Barat, Rabu (1/5/2019).

Wakil Wali Kota Jakarta Barat M Zen mengatakan, kegiatan ini untuk memperkuat sinergi dan rasa kebersamaan antara pemkot, pengusaha dan pekerja. “Ke depan, berbagai permasalahan bisa diselesaikan bersama dan kesejahteraan pekerja semakin meningkat,” kata dia.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Jakarta Barat Ayala mengungkapkan, pihaknya mendistribusikan 230 Kartu Pekerja Jakarta yang dipusatkan di salah satu perusahaan di Jalan Kayu Besar III, Cengkareng.

“Sebelumnya, kami juga telah mendistribusikan sebanyak 150 Kartu Pekerja bagi pekerja yang tersebar di delapan kecamatan se-Jakarta Barat,” ungkap Ayala.

Ia menjelaskan, hingga kini masih memproses permohonan dari serikat pekerja perusahaan yang mengajukan permohonan penerbitan Kartu Pekerja. “Kami telah meneruskan permohonan ini ke Bank DKI untuk proses penerbitan Kartu Pekerja. Target kami sebanyak banyaknya permohonan yang diajukan untuk penerbitan kartu,” ungkap Ayala.

Kartu Pekerja yang telah didistribusikan kepada pekerja dapat dipergunakan untuk membeli kebutuhan pokok murah yang disediakan oleh pemerintah.

Di sisi lain, Pemkot Jakarta Selatan menggelar sosialisasi hak dan kewajiban buruh kepada 250 pekerja dalam memperingati Hari Buruh Sedunia, di kantor wali kota Jakarta Selatan. Sebanyak 49 pekerja di antaranya mendapatkan Kartu Pekerja.

Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Isnawa Adji mengatakan, sosialisasi ini diberikan langsung oleh BPJS Ketenagakerjaan, bekerjasama dengan Sudin Naketrans Jakarta Selatan. “Kami mengundang 250 pekerja dan bisa sekaligus mengikuti pengobatan gratis dari Sudin Kesehatan Jakarta Selatan, selain itu mereka juga diberikan edukasi terkait hak dan kewajiban,” ujar Isnawa, Rabu (1/5/2019).

Kepala Suku Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Sudrajad menuturkan, peringatan hari buruh ini adalah momentum mengungkapkan segala permasalahan yang terjadi di lingkungan kerja agar dapat saling memberi masukan dan solusi dari kendala yang ada.

“Ini kegiatan yang ketiga. Semoga dengan peringatan hari buruh ini, para pekerja di Jakarta Selatan dapat menjaga silaturahmi dan saling menjaga komunikasi apabila nanti dibutuhkan tempat untuk mendiskusikan beragam permasalahan di dunia kerja,” terang dia saat diwawancarai.

Selain itu, Latifah salah satu guru honorer dari Pesanggarahan mengaku sangat senang mendapatkan Kartu Pekerja yang dapat dimanfaatkan sebagai bantuan sembako untuk kebutuhan sehari-hari. “Informasinya kartu ini bisa digunakan untuk naik Transjakarta gratis dan sembako murah setiap bulannya. Awalnya saya harus membuka rekening bank DKI,” tandas dia.

Latifah berharap, Pemkot Jakarta Selatan dapat semakin memperhatikan nasib dan kesejahteraan para buruh di Jakarta Selatan, sehingga roda perekonomian masyarakatpun semakin meningkat. “Semoga kedepan, program-program kesejahteraan untuk masyarakat semakin ditingkatkan. Nasib dan kesejahteraan para buruh semakin diperhatikan,” tandasnya. (wok/ibl)

Komentar telah ditutup.