All Sport

Marquez Atasi Tekanan Batin, Ini Strategi Alex Rins Finis Kedua di Jerez

Redaktur: Heryanto
Marquez Atasi Tekanan Batin, Ini Strategi Alex Rins Finis Kedua di Jerez - All Sport

pebalap Alex Rins meluapkan kembahagiaan usai laga. Foto: antara dari instagram pribadi Alex Rins

indopos.co.id - Pebalap dunia ajang MotoGP Marc Marquez asal tim Repsol Honda mengungkapkan jika balapan GP Spanyol, Minggu (5/5/2019), lebih banyak memberikan tekanan mental dari pada fisik kepada pebalap bernomor 93.

Itu setelah dia gagal finis di Austin dua pekan lalu. Marquez mampu mengatasi ketakutannya dengan menjuarai balapan seri keempat MotoGP musim ini di Sirkuit Jerez, Spanyol.

"Lebih sulit secara mental daripada fisik. Setelah kesalahan di Austin tidak mudah membalap di sini dan memimpin lomba dari awal hingga akhir. Tapi aku yakin dengan performaku dan dari motorku. Aku merasa bagus," kata Marquez seperti dikutip Reuters, Minggu (5/5/2019).

Sedikit berat mengetahui kenapa kami terjatuh di Austin, jadi hari ini, akhir pekan ini, aku merasa sangat bagus, sangat lancar, membalap seperti yang aku mau." ungkap Marquez, yang kini tiga kali menjadi juara di Jerez itu.

Juara dunia tujuh kali itu start dari posisi tiga di belakang dua pebalap tim satelit Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli. Marquez langsung melesat memimpin balapan dari tikungan pertama di lap pertama dan finis 1,654 detik di depan pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins.

Pebalap Suzuki Ecstar Alex Rins meraih podium keduanya musim ini setelah finis runner-up di balapan GP Spanyol, Minggu. Pebalap berusia 23 tahun asal Spanyol itu mengakui balapan seri keempat itu tidak mudah apalagi harus mengawali balapan dari posisi 9.

"Luar biasa. Finis pertama dua pekan lalu (di Austin) dan sekarang posisi dua sangat bagus, kami hanya perlu memperbaiki diri ketika kualifikasi. Start dari baris ketiga itu sangat sulit untuk menyalip para pebalap," kata Rins seperti dikutip laman resmi MotoGP.

Bukannya tanpa alasan, hasil kualifikasi Rins sejauh empat seri tahun ini adalah P10, P16, P7 dan P9. Sedangkan hasil start dari baris terdepan di kelas premier ia raih tahun lalu di seri pamungkas di Valencia.

"Sebelum start balapan kami sadar jika ritme dan kecepatanku bagus dan ada di sana, tapi strateginya adalah untuk melakukan overtake cepat."

Start dari P9, Rins mampu menjaga kecepatan dan keawetan bannya untuk satu persatu menyalip pebalap di depannya. Rins terkenal sebagai pebalap yang mampu mempertahankan usia ban dengan baik berkat gaya membalapnya yang khas.

"Sangat penting untuk menjadi halus sekarang karena kalian harus menjaga ban. Ini semua tentang ban. Jika kalian lembut di gas, usia ban belakang kalian akan bertambah dan jika kalian membalap dengan halus kalian akan meningkatkan ketahanan dari ban depan."

"Namun jika kalian buka gas dengan penuh dan dengan sudut kemiringan yang banyak maka akan sangat cepat bagi ban untuk slide dan spin. Dan ketika ban mulai spinakan sangat sulit menghentikannya, yang mana mempengaruhi waktu putaran dan juga usia ban."

Rins yang tampil perkasa di Jerez kehabisan kesempatan untuk menantang Marc Marquez, yang menjuarai lomba, dan finis 1,654 detik di belakang pebalap Repsol Honda itu. "Aku kehilangan banyak waktu dengan (Andrea) Dovizioso, kemudian Marquez sedikit menjauh tapi bagaimana pun juga aku senang, kami memiliki konsistensi dan kami akan mencoba mempertahankan ritme itu." (ant)

 

 

Berita Terkait


Baca Juga !.