Megapolitan

10 Lintasan Mudik via Bekasi Rusak

Redaktur: Syaripudin
10 Lintasan Mudik via Bekasi Rusak - Megapolitan

Ilustrasi Foto

indopos.co.id - Kerusakan jalan di Kota Bekasi cukup memprihatinkan. Pendataan sementara yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mendapati 10 jalan lintasan mudik yang rusak.

Rata-rata kerusakan itu berbentuk kubangan. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Arief Maulana mengatakan, pendataan jalan rusak terus berjalan.

Mengingat banyak jalan di Kota Bekasi menjadi akses lintasan jalur pemudik yang hendak menuju pantai utara. "Targetnya pekan depan bisa diperbaiki," katanya, Rabu (8/5/2019).

Kerusakan di antaranya terdapat di Jalan KH Noer Alie, Sultan Agung, Sudirman, Juanda, Cut Mutia, M. Hasibuan, Ahmad Yani, Chairil Anwar, Pekayon-Pondok Gede, dan Jalan I Gusti Ngurah Rai. "Biasanya lintasan ini diramaikan kendaraan pemudik," sebutnya.

Arief mengatakan, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 pemerintah menganggarkan sekitar Rp10 miliar untuk dana pemeliharaan jalan. Meski begitu, Arief mengaku, dana itu belum cukup melakukan perbaikan untuk seluruh ruas jajlan.

"Biaya pemeliharaan menggunakan dana taktis," imbuhnya. Beruntung, kata Arief, ada beberapa ruas jalan rusak yang menjadi tanggungjawab Pemprov Jawa Barat dan pemerintah pusat.

Sehingga pemerintah fokus pada perbaikan jalan yang termasuk jalan kota. "Kita utamakan yang jadi wewenang kita. Untuk ruas lainnya akan kita koordinasikan dengan pemerintah terkait," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga pada DBMSDA Kota Bekasi Widayat Subroto menambahkan, untuk jalan yang statusnya milik provinsi seperti Jalan Siliwangi yang menghubungkan antara Cileungsi (Bogor) dengan Bekasi, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat. Sebab, tanggung jawab pemeliharaan jalan provinsi ada di provinsi.

Menurut Broto, penyebab munculnya jalan berlubang adalah karena tekanan kendaraan terhadap badan jalan. Dia menyebut, bahwa jalan protokol lebih mudah rusak karena beban dan intensitas kendaraan tinggi.

"Karena itu perbaikan sementara akan kita fokuskan di jalur mudik. Mengingat saat ini sudah masuk bulan Ramadan," terangnya.

Terpisah, Ketua Dewan Transportasi Kota Bekasi Harun Alrasyid mengatakan, perlu ada upaya tambal sulam untuk jalan rusak. Sebab, Kota Bekasi merupakan daerah lintasan bagi para pemudik saat Lebaran nanti. Dia menambahkan, perlu adanya kesiagaan petugas Dishub untuk melerai kemacetan.

Sebab, paling banyak kemacetan disebabkan karena jalan rusak. "Setidaknya diberikan rambu saat musim mudik nanti," sarannya. (dny)

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Ini Aturan Baru PPDB SMP 2019

Megapolitan / Pemkot Bekasi Larang Pejabat Terima Parsel Lebaran

Megapolitan / PSU Masih Dianggap Sepele, Pemkot Bekasi Kejar Pengembang

Megapolitan / Bus di Bekasi Bakal Berbasis Online

Megapolitan / Ragam Masalah Akses Mudik, Masih Ada Jalan Rusak


Baca Juga !.