Kesra

Tingkatkan Inovasi Dikti di Papua, Ini Pesan Menristekdikti

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Tingkatkan Inovasi Dikti di Papua, Ini Pesan Menristekdikti - Kesra

KOMPETEN-Menteri Ristek dan Dikti Mohamad Nasir (kiri).FOTO:IST

indopos.co.id - Menteri Riset, Teknologi (Ristek) dan Pendidikan Tinggi (Dikti) Mohamad Nasir menginginkan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Papua Barat dan Papua mampu mengembangkan Program Studi (Prodi) untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia dan ekonomi.

”Ini tantangan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (L2Dikti) Wilayah XIV Papua - Papua Barat, selain meningkatkan mutu dikti,” ujar Mohamad Nasir saat Rapat Kerja Wilayah Pimpinan Yayasan dan Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta di L2Dikti wilayah XIV Papua - Papua Barat di Bali, Rabu (8/5/2019).

Nasir mencontohkan, pusat wisata terkenal di Papua yakni Raja Ampat. Harus ada inovasi di bidang pariwisata. Untuk mendukung itu dibutuhkan lulusan dikti yang kompeten. Salah satunya, menurut Nasir PTS di Papua bisa bekerja sama dengan perguruan tinggi di Bali yang sudah lama mengembangkan Prodi wisata.

‘Program studi pariwisata menjadi sangat penting. Turunannya prodi kesenian dan prodi kuliner,” ungkapnya. Nasir menegaskan, untuk mewujudkan hal itu L2Dikti bersama Kemristekdikti bisa melakukan pendampingan dan pembinaan kepada PTS di Papua dan Papua Barat untuk meningkatkan akreditasi dikti dan prodi.

”Jangan sampai perguruan tinggi terjadi konflik antara yayasan dengan pimpinan perguruan tingginya. Kalau terjadi konflik, akan merugikan mahasiswa,” tegasnya. Sementara itu, Kepala L2Dikti wilayah XIV (Papua dan Papua Barat) Suriel Samuel Mofu mengajak, semua PTS di wilayah XIV harus terus meningkatkan layanan dikti. 37 ribu masyarakat di Papua dan Papua Barat belum mengenyam pendidikan tinggi. Karena faktor ekonomi.

”Beasiswa Bidikmisi di wilayah XIV baru 4 persen. Kami ingin bisa menyentuh 10 persen,” katanya.(mdo)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.