Alexa Metrics

Percantik Jalur Mudik Lebaran

Percantik Jalur Mudik Lebaran

indopos.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) terus menggenjot pemeliharaan seluruh ruas jalan. Itu dilakukan untuk memberikan pelayanan kepada para pemudik yang akan melintasi wilayah Jabar.

Kepala Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Provinsi Jabar Koswara mengatakan pemeliharaan jalan dilakukan sampai dengan tiga hari menjelang lebaran. ”Hampir semua jalur mudik dari arah utara dan selatan kami pelihara untuk memberikan kenyamanan kepada pemudik,” tutur Koswara di Bandung, Jumat (10/5).

Selain pemeliharaan, lanjut Koswara, pihaknya juga mendirikan sejumlah pos di ruas jalan rawan bencana. Sehingga, apabila terjadi hal-hal tidak diinginkan langsung segara di atasi untuk menghindari kemacetan. “Jadi, setiap pos ada alat berat dan petugas siap siaga,” imbuhnya.

Menurut Koswara, Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Jabar menjamin kondisi dan kualitas jalan akan aman dan nyaman dilalui para pemudik. ”Kalau provinsi sih relatif sudah bagus. Pemantapannya sudah 90 persen lebih dan akan kita jaga terus,” imbuhnya.

Ia menuturkan tidak ada jalur baru yang digunakan untuk arus mudik tahun ini, khususnya jalur yang menjadi kewenangannya. ”Masih menggunakan jalur lama, baik di jalur utara, tengah maupun selatan,” katanya.

Sementara itu, PT Jasa Marga menyebut progress pembangunan dua gerbang tol baru pengganti Gerbang Tol Cikarang Utama (Cikarut) di Kabupaten Purwakarta, Jabar, sudah mencapai 70 persen. Diharap dua gerbang tol pengganti tersebut bisa digunakan pada musim mudik Lebaran 2019. ”Realisasi pembangunan sudah hampir 70 persen. Jadi, akan rampung saat mudik Lebaran 2019,” tegas VP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru.

Ia mengatakan, peralihan gerbang tol Cikarang Utama ke dua titik, yakni gerbang tol Cikampek Utama dan gerbang tol Kalihurip Utama bertujuan untuk menghindari beban gerbang tol Cikarang Utama yang sudah sangat padat dan sering menimbulkan kemacetan parah.Kedua gerbang tol yang baru itu dibangun di ruas jalan Tol Cipali KM 70 dan ruas jalan Tol Cipularang KM 67. Di gerbang tol Cikampek Utama terdapat 15 pintu masuk dan 15 pintu keluar. Sedangkan di gerbang tol Kalihurip Utama dibangun 15 pintu masuk dan 17 pintu keluar.

Heru mengakui saat ini masih proses pembangunan. Realisasinya sudah mencapai 70 persen.

Meski begitu, ia memastikan pada musim mudik Lebaran nanti dua gerbang tol tersebut akan rampung dan bisa digunakan pemudik. ”Dalam pembangunannya, itu sudah dihitung-hitung. Tidak akan mengganggu arus lalu lintas pada musim mudik nanti. Kebutuhan lalu lintasnya sudah dihitung. Jadi musim mudik Lebaran nanti pembangunannya akan selesai,”  katanya.

Dengan begitu, pada arus mudik Lebaran 2019, para pemudik yang menggunakan jalur tol dari arah Jakarta tidak akan lagi melakukan transaksi di gerbang tol Cikarang Utama, tapi menggunakan dua gerbang tol baru itu. (ant)



Apa Pendapatmu?