Internasional

Pesawat di Myanmar Mendarat Tanpa Roda Depan

Redaktur: Ali Rahman
Pesawat di Myanmar Mendarat Tanpa Roda Depan - Internasional

Myanmar Airlines melakukan pendaratan darurat tanpa menggunakan roda depan.

indopos.co.id - Seorang pilot di Myanmar dianggap sebagai pahlawan setelah melakukan pendaratan darurat pesawat hanya dengan roda belakang akibat kerusakan di roda pendaratan, Minggu (12/5/2019).

Myanmar Airlines Penerbangan 103 sedang mengudara dari Yangon menuju Mandalay ketika pilot menemukan adanya masalah pada pesawat.

Dalam sebuah pernyataan, maskapai itu mengatakan bahwa pilot Kapten Myat Moe Aung mengikuti prosedur dan melakukan pembakaran bahan bakar untuk mengurangi beban pendaratan, sebelum mendaratkan pesawat dengan roda belakang dan menurunkan hidung pesawat dengan hati-hati ke landasan tempat pesawat itu tergelincir selama 25 detik sebelum berhenti.

Tidak ada korban jiwa ataupun yang cedera akibat insiden tersebut, menurut maskapai itu. Video dari bagian dalam pesawat menunjukkan asap yang mengepul dari bawah ketika penumpang bergegas turun. Setelah insiden tersebut, kendaraan darurat mengelilingi pesawat yang mendarat dengan bagian hidung di landasan. “Pilot itu melakukan pekerjaan dengan baik,” kata Menteri Transportasi Myanmar, Win Khant.

Pendaratan darurat Minggu (12/5/2019) terjadi beberapa hari setelah pesawat lain di Myanmar tergelincir keluar landasan. Paling tidak 17 orang terluka pada kejadian 8 Mei lalu, ketika pesawat Biman Bangladesh Airlines terpental saat pendaratan di tengah angin kencang dan setengah bagian pesawat tergelincir jatuh dari landasan, merusak pesawat dan membuat penumpang beterbangan di bagian dalam. (fay)

 

 

Berita Terkait


Baca Juga !.