All Sport

Belum Terima Gaji, Puluhan Karyawan KONI Mengadu ke Kemenpora

Redaktur: Heryanto
Belum Terima Gaji, Puluhan Karyawan KONI Mengadu ke Kemenpora - All Sport

Sesmenpora Gatot Dewa Broto. Foto: internet

indopos.co.id - Puluhan karyawan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), termasuk mantan juara dunia IBF Kelas Bantam Yunior Ellyas Pical mengadu ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019).

Keterlambatan gaji yang seharusnya diterima sebagai karyawan KONI Pusat. Dalam pertemuan tersebut, Sesmenpora bisa memahami keluhan dan jeritan hati karyawan KONI. Apalagi ini dalam suasana menjelang kebutuhan Lebaran. Untuk itu pihaknya mencoba mencari alternatif penyelesaiannya.

Ellyas Pical ke Kemenpora bersama sekitar 40 karyawan KONI lainnya. Mereka langsung diterima Sesmenpora Gatot S Dewa Broto. Karyawan KONI yang mengadu ke pemerintah itu merupakan perwakilan dari 104 karyawan secara keseluruhan.

“Poin utamanya memang itu. Soal gaji. Pengakuan mereka sudah tidak menerima gaji sejak Januari,” kata Gatot saat dikonfirmasi.

Namun demikian, Sesmenpora menjelaskan, sesuai arahan Menpora pada Rapim sepekan sebelumnya, bahwa sesuai Perpres No. 95 Tahun 2017, kini tidak ada lagi penyaluran anggaran bagi KONI untuk kegiatan Wasping (Pengawasan dan Pendampingan) sebagaimana pernah terjadi di 2018, karena tidak ada satu pasal pun dalam Perpres yang mengamanatkan kewajiban tersebut.

Jajaran KONI perlu memahami pula bahwa Kemenpora tidak ingin memberikan bantuan yang ujung-ujungnya bermasalah dengan hukum dan lagi masih banyak kegiatan KONI yang belum tuntas laporan pertanggungjawabannya dan kini menjadi temuan BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) yang sedang melakukan pemeriksaan di Kemenpora.

“Yang perlu diketahui oleh mereka bahwa sesuai AD ART KONI, Kemenpora bukan satu-satunya sumber keuangan bagi KONI, maka seharusnya tidak boleh mengandalkan Kemenpora,” kilah Gatot.

Dalam pengakuan beberapa karyawan, kata Gatot, ada yang menyampaikan jika saat ini sudah tidak bisa bayar PLN, cicilan rumah, gugatan cerai, tunggakan utang dan lain sebagainya.

“Kami akan segera melaporkan permasalahan ini kepada Menpora tentang alternatif-alternatif yang mungkin akan diambil. Dengan catatan hanya untuk kebutuhan minimal atau yang pokok saja. Karena Kemenpora masih mengesampingkan untuk bantuan anggaran misalnya kegiatan peningkatan kapasitas dan lain sebagainya.

“Keterlambatan pembayaran gaji karyawan KONI ini tidak lepas dengan permasalahan yang membelit usai ditangkapkanya Sekjen KONI Ending Fuad Hamidy oleh KPK terkait dengan dana hibah dari pemerintah. Kemenpora juga terlibat yang dibuktikan dengan penangkapan Deputi IV Kemenpora, Mulyana,” beber pria asal Yogyakarta. (ant)

 

Berita Terkait

All Sport / Soal Gaji Karyawan, KONI Terus Cari Solusi

All Sport / KONI Diminta Tidak Akui Munaslub PTMSI

All Sport / PON 2020 Papua Pertandingkan 47 CAbor

Kesra / Kemenpora Lindungi Sejuta Personel Olahraga


Baca Juga !.