Nusantara

Nduga Memanas Lagi, Separatis Kembali Serang, Satu TNI Gugur

Redaktur: Juni Armanto
Nduga Memanas Lagi, Separatis Kembali Serang, Satu TNI Gugur - Nusantara

KONFLIK - Sejumlah personel TNI mengangkat peti jenazah prajurit yang gugur akibat kontak senjata dengan KKSB di Mugi, Kabupaten Nduga, Papua pada awal Maret 2019. Foto : Fikri Yusuf/Antara

indopos.co.id - Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) pimpinan Egianus Kogoya, Senin (13/5/2019) sekitar Pukul 11.15 WIT kembali melakukan aksi penyerangan terhadap personel TNI yang tergabung dalam satuan tugas Pengamanan pembangunan jembatan Trans Papua di Kabupaten Nduga, Papua.

Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi dalam keterangan resmi yang diterima Radar Timika (Grup INDOPOS), Senin (13/5/2019) mengatakan, kejadian berawal ketika 12 orang prajurit TNI yang pada saat itu, sedang melaksanakan patroli rutin untuk memastikan pembangunan Trans Papua berjalan aman dan lancar.

Akan tetapi saat tim patroli TNI berada di sekitar lapangan terbang, Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, tiba-tiba dari arah ketinggian, diserang dengan tembakan oleh KKSB pimpinan Egianus Kogoya.

Mendapatkan serangan tersebut, pasukan TNI merusaha mencari perlindungan dan membalas tembakan. Sementara itu sisa pasukan TNI yang berada di Pos Mugi dipimpin oleh Letda Inf Fajar, segera bergerak untuk memberikan bantuan dan melakukan pengejaran.

Adapun KKSB yang melakukan penyerangan diperkirakan berkekuatan sekitar 20 orang bersenjata campuran itu, berhasil dipukul mundur dan mereka melarikan diri ke arah hutan.

"Pasukan TNI melanjutkan pengejaran ke arah pelarian KKSB, namun hanya ditemukan beberapa bercak darah yang menunjukkan bahwa diatara mereka ada yang tertembak," ungkap Kolonel Aidi.

”Bahkan, hingga Pukul 16.00 WIT, masih terdengar sempat terdengar suara tembakan,” sambungnya.

Kapendam menambahkan, saat dilakukan pengecekan terhadap prajurit TNI, diketahui bahwa seorang anggota TNI atas nama Pratu Kasnum mengalami luka tembak pada bagian punggung.

"Pada saat proses evakuasi menggunakan Helly Bell ke Timika, korban dinyatakan gugur pada pukul 13.00 WIT saat dalam perjalanan menuju ke Rumah Sakit Caritas (Rumah Sakit Mitra Masyarakat, Jalan Caritas). Rencananya besok (Hari ini, Red), jenazah akan diterbangkan ke Aceh Selatan," tutupnya. (tns)

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / Provinsi Papua Digoyang 27 Gempa Susulan

Daerah / Gempa di Sarmi Akibatkan 33 Rumah Warga Rusak Berat

Nasional / Tiket Pesawat Mahal, Wisatawan Mancanegara ke Papua Turun

Nusantara / Situasi Pulau Adonara Mulai Kondusif

Nasional / Satu SST Brimob Amankan Pulau Adonara


Baca Juga !.