Politik

Nama Puan Maharani Mencuat Menempati Kursi ketua DPR RI

Redaktur: Riznal Faisal
Nama Puan Maharani Mencuat Menempati Kursi ketua DPR RI - Politik

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia, Puan Maharani. Foto: Indrianto Eko Suwarso / ANTARA FOTO

indopos.co.id - Kursi ketua DPR RI sudah dipastikan akan dijabat oleh partai politik (Parpol) pemenang Pemilu 2019. Nah, PDIP yang dalam quick count sejumlah lembaga survei dan real count sementara Komisi Pemilihan (KPU) diprediksi akan jadi pemenang Pileg 2019 diminta menyiapkan kadernya. Nama Puan Maharani pun disebut-sebut sebagai calon yang pantas.

Sesuai, Undang-Undang Nomor 2 tahun 2018 tentang Perubahan Kedua Atas UU Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3) ketua DPR pasca Pemilu 2019 adalah Parpol pemenang Pemilu. Sedangkan kursi wakil ketua DPR adalah Parpol yang memperoleh suara yang lolos parlemen.

Ketua DPR Bambang Soesatyo menyatakan, tidak akan merevisi  UU MD3 hingga DPR RI periode 2014 sampai dengan 2019 berakhir. "Saya sebagai ketua DPR memastikan tidak ada perubahan UU MD3 karena saya yang menggolkan dan mengubahnya agar partai politik pemenang Pemilu langsung menjadi ketua DPR RI," ujarnya kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (13/5).

"Ketuanya adalah Parpol pemenang Pemilu, lalu dua, tiga, empat, dan lima itu adalah nomor perolehan suara Parpol yang masuk ke DPR," kata Bamsoet, sapaan akrab Bambang Soesatyo. Sementara untuk kursi pimpinan MPR RI, koalisi maupun nonkoalisi bisa memiliki kesempatan membuat paket pimpinan MPR.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Nasdem Johnny G Plate menyatakan, partainya mendorong PDIP menunjuk ketua DPP PDIP nonaktif, Puan Maharani jadi ketua DPR periode 2019-2024. Nasdem memandang Puan punya kapasitas menduduki kursi pimpinan DPR.

"Siapapun yang dicalonkan PDIP pasti kami dukung. Salah satu tokoh yang memang mumpuni PDIP adalah Ibu Puan, yang juga memperoleh suara terbesar di Indonesia dalam Pileg kali ini," ucapnya kepada wartawan.

Johnny mengaku, mendukung sosok perempuan menjadi pemimpin. Ia mencontohkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri yang menjadi Presiden RI ke-5. Dia pun mendorong agar kursi ketua MPR diisi perempuan.

Menurut Johnny, Nasdem punya banyak kader perempuan berkualitas. "Nah, Indonesia tentu senang mempunyai presiden perempuan Ibu Mega, nanti mempunyai juga ketua DPR perempuan, kalau bisa juga Ketua MPR perempuan," kata dia.

"Dan Nasdem mempunyai tokoh-tokoh yang juga layak menjadi pimpinan MPR, apalagi kalau ketua MPR-nya perempuan. Wah, hebat kan kita," imbuh Johnny.

Puan Maharani diprediksi menjadi Caleg DPR RI dengan suara terbanyak dari PDIP. Dia berkompetisi di daerah pemilihan Jawa Tengah V, yaitu Solo, Sukoharjo, Klaten, Boyolali. 
"Suara tertinggi Mbak Puan, tapi belum final," ucap Kepala Badan Saksi Arif Wibowo kepada wartawan di Jakarta, kemarin.

Putri dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu, bersama dengan Aria Bima, Alfia Reizani dan Rahmad Handoyo akan menjadi anggota DPR RI dari Dapil Jateng V. Puan mendapat suara sekitar 420 ribu. "Paling banyak pertama itu Puan Maharani dengan 420 ribu suara. Memang seluruh kekuatan partai support Mbak Puan," kata Aria.

Dia menyatakan, PDIP mendapat kursi terbanyak di DPR  dengan 133 kursi. PDIP optimistis mengamankan posisi ketua DPR RI. "Lima pimpinan dewan, dari ketua, kami terima kasih kepada rakyat yang memberi kepercayaan kepada PDIP Perjuangan. Empat lainnya, satu dari partai politik pendukung dari Prabowo-Sandi, dengan demikian jauh lebih efektif pemerintahan Pak Jokowi-Amin," ucap Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto.

Namun, PDIP belum menentukan orang yang akan dipilih sebagai ketua DPR RI. Namun, ada beberapa kriteria bagi kandidat ketua DPR. "Tidak elok bahas sekarang, tapi PDIP akan calonkan yang terbaik, punya pengalaman panjang, tidak hanya di partai tapi juga legislatif, baik juga pengalaman-pengalaman nasional dan internasional," kata Hasto. (aen)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / Hakim MK Minta Kuasa Hukum PDIP Tidak Cerewet

Politik / Kursi Menko Perekonomian Catut Dua Nama Usulan PDIP

Politik / Capres 2024, Ganjar Lebih Berpeluang Dibanding Puan

Politik / Puan Sebut Posisi Ketua DPR Diputuskan Ketum PDI Perjuangan

Politik / Kata Hasto, PDIP akan Benahi Struktur

Politik / Mega bakal Pimpin PDIP Lagi


Baca Juga !.