Internasional

Uni Eropa Desak Gencatan Senjata di Libya

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Uni Eropa Desak Gencatan Senjata di Libya - Internasional

HANCUR - Ilustrasi dampak pertikaian di Libya. Foto: IST

indopos.co.id - Uni Eropa pada Senin (14/5/2019) mendesak semua pihak yang bertikai di Libya harus berkomitmen untuk menerapkan gencatan senjata. Semua harus kembali pada mediasi yang dipimpin PBB. 
Uni Eropa menyebut situasi di Lybya tersebut dapat mengancam keamanan internasional."Uni Eropa mendesak semua pihak untuk segera memberlakukan gencatan senjata dan terlibat dengan PBB guna memastikan dihentikannya permusuhan secara menyeluruh," kata menteri luar negeri Uni Eropa dalam satu pernyataan usai bertemu dengan Perdana Menteri Libya dukungan PBB, Fayez al-Serraj di Brussels.

"EU juga meminta mereka agar memisahkan diri baik  di depan umum maupun di lapangan dari elemen teroris dan kriminal yang terlibat dalam pertempuran serta menghindari mereka yang diduga melakukan kejahatan perang, termasuk orang-orang yang masuk daftar hitam Dewan Keamanan PBB," bunyi pernyataan tersebut.

Kekerasan terbaru di Libya, tempat Muammar Gaddafi digulingkan pada 2011, meletus sejak bulan lalu. Yaitu saat pasukan komandan Khalifa Haftar, yang bermarkas di Libya timur, bergerak menuju pinggiran Tripoli. Lebih dari 400 orang tewas dan puluhan ribu lainnya mengungsi, menurut PBB.(ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Internasional / Ramadan, Palestina Vs Israel Capai Gencatan Senjata di Jalur Gaza

Internasional / Pertempuran Berkecamuk

Internasional / Katedral Kebakaran, Uni Eropa Janjikan Bantuan

Internasional / Indonesia Curhat Diskriminasi Sawit di Uni Eropa

Internasional / Minta UE Terapkan Aturan Ketat Terhadap China

Internasional / Inggris Siap Keluar Uni Eropa Tanpa Kesepakatan


Baca Juga !.