Bola Dunia

Manchester City Terancam Gagal Tampil di Liga Champion Musim Depan

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Manchester City Terancam Gagal Tampil di Liga Champion Musim Depan - Bola Dunia

Manajer Manchester City Pep Guardiola (C) dan stafnya berpose dengan trofi Liga Premier setelah kemenangan 4-1 dalam pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Brighton dan Hove Albion dan Manchester City di American Express Community Stadium di Brighton, Inggris selatan pada 12 Mei 2019. Foto: Glyn Kirk / AFP

indopos.co.id - Status juara Premier League Manchester City terancam sia-sia di Liga Champions musim depan. Berdasarkan The New York Times, tim polesan Pep Guardiola itu bisa tersandung financial fair play (FFP). Hal itu seperti dilansir dari Football Leaks bahwa City memanipulasi laporan keuangan mereka sambil melanggar aturan mengenai sponsor yang terkait dengan pemilik klub.

Ada indikasi bahwa The Citizens menghindari FFP dengan menutupi aliran dana untuk mereka yang berasal dari beberapa perusahaan investasi dan sponsor yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA). Itu bisa dilakukan lantaran status City yang milik Abu Dhabi United Group (ADUG) yang dimiliki Khaldoon Al Mubarak. Bila terbukti, sanksinya tidak main-main. Yakni, mereka bisa ditendang dari Liga Champions musim depan.

Bahkan, tuduhan bahwa City mencoba mencurangi FFP juga dilaporkan media Jerman Spiegel. Mereka melansir bahwa City telah sengaja melebih-lebihkan pencdapatan mereka dari sponsor. Padahal, dana tersebut berasal dari kantong pribadi pemilik City Sheikh Mansour.

Itu membuat Badan Kontrol Keuangan Klub (CFCB) UEFA melalui ketua dan kepala investigasi, Yves Leterme, mempertimbangkan mengenai tuduhan itu dan segera menyelidiki City. Benar saja, UEFA saat ini meluncurkan investigasi formal ke dalam perilaku FFP untuk City.

“Manchester City sepenuhnya bekerja sama dan beritikad baik dengan investigasi saat ini yang dilakukan CFCB IC (Badan Kontrol Keuangan Klub, Red). Laporan dan tuduhan The New York Times sangat memprihatinkan karena laporan yang diterbitkan Manchester City sangat lengkap dan valid,'' bunyi pernyataan resmi City. ''"Kami tidak mengomentari investigasi yang sedang berlangsung mengenai masalah keuangan (sebelum penyelidikan selesai, Red)," pernyataandari UEFA.

Di lain sisi, meski tidak terancam seperti City, eksistensi Tottenham Hotspur musim depan juga terancam. Bukan terkait pelanggaran FFP, tapi lebih ke keberadaan mereka untuk pot drawing fase grup. Ya, dengan menempati posisi keempat di klasemen akhir Premier League, Spurs sangat bergantung kepada kekalahan Arsenal pada final Liga Europa melawan Chelsea (30/5). Sebab, jika the Gunners juara, maka mereka yang berhak ada di pot 1 drawing. Sedangkan jika Spurs gagal di final Liga Champions, maka mereka akan ada di pot 3 yang berkesempatan bertemu dengan tim-tim besar dari pot 1 seperti Barcelona, Juventus, PSG, dan Bayern Muenchen.  (koc)

Berita Terkait


Baca Juga !.