Megapolitan

Di Jakarta Mulai Marak Membuat Drainase Vertikal

Redaktur:
Di Jakarta Mulai Marak Membuat Drainase Vertikal - Megapolitan

SOLUSI - Petugas Dinas Bina Marga mengamati air yang ada di dalam sumur resapan air hujan di kawasan Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta. Sumur resapan yang dinamakan drainase vertikal ini cara untuk untuk mengantisipasi banjir. Foto: M Risyal Hidayat/ANTARA

indopos.co.id - Kelurahan Gunung, Kecamatan Kebayoran Baru, Kota Administrasi Jakarta Selatan, membangun drainase vertikal di halaman kantor kelurahan. Drainase vertikal ini, masih dalam tahap pengerjaan, yang rencananya selesai pada Jumat, 17 Mei 2019 mendatang.

”Pengerjaan dimulai dari hari Senin (13/5/2019). Rencananya selesai lima hari dari awal pengerjaan. Sekitar Jumat mendatang Insya Allah selesai,” jata Lurah Gunung, Noor Muchyadi saat dimintai keterangan, Selasa (14/5/2019) siang.

Noor menambahkan, pengerjaan drainase vertikal ini dilakukan oleh lima petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), yang dimulai dari pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 14.00 WIB. ”Ukuran drainase vertikal yang kami buat ini diameternya 1,5 meter, dan kedalamannya tiga meter,” terangnya.

Noor menuturkan, untuk mensosialisasikan pembuatan drainase vertikal, pihaknya telah mengundang para tokoh masyarakat, RT, RT, LMK, FKDM, dan juga Karang Taruna kelurahan, guna mengajak masyarakat turut membuat drainase vertikal di wilayah masing-masing.

”Kami sudah adakan pertemuan untuk mensosialisasikan terkait dengan drainase vertikal. Drainase vertikal yang kami buat ini, akan menjadi contoh bagi masyarakat. Kami juga membuat dokumentasi terkait pembuatan ini. Nantinya, akan di email ke para RW, FKDM, LMK, Karang Taruna. Jadi mereka turut bergerak, ikut mensosialisasikan ke masyarakat terkait dengan pembuatan drainase vertikal tersebut,” pungkasnya.

Drainase vertikal adalah salah satu program dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam mengatasi persoalan banjir di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menginginkan setiap rumah dan gedung di Jakarta membangun drainase vertikal untuk menangkal banjir dan kekeringan.

Berbeda dengan sistem drainase pada umumnya, drainase vertikal merupakan tipe drainase untuk mengontrol air tanah melalui sumur. Drainase vertikal memungkinkan otomatisasi kontrol kadar air tanah. Bagi pekerja konstruksi, mekanisme ini bisa meningkatkan produktivitas kerja sebanyak tiga hingga lima kali dan pasokan air juga menjadi lebih ekonomis.

Drainase vertikal dibagi menjadi empat varian yakni drainase sistemis, drainase acak, drainase bank, dan drainase gabungan.

Drainase sistemis menerapkan jarak yang sama antara sumur air di daerah tertentu, sementara drainase acak menempatkan sumur pada lokasi yang dianggap padar. Berikutnya drainase bank menerapkan sistem sumur linear untuk melindungi lokasi rawan banjir, sementara drainase gabungan yang mengkombinasikan sumur dengan drainase horizontal. Konsep drainase vertikal pertama kali digunakan di Amerika Serikat pada 1923 hingga 1925. Sementara negara-negara Asia Tengah mulai mengadopsinya sejak 1950.

Anies Baswedan mengatakan drainase vertikal akan mulai dibuat tahun ini. Drainase vertikal dibuat di perkantoran hingga perkampungan. ”Pertama pada kegiatan di kantor-kantor pemerintahan itu dibangun. Laporan lengkapnya di Dinas Perindustrian dan Energi mereka punya detailnya. Kemudian soal sumur-sumur vertikal kita akan mulai di tahun 2019 ini. Itu di kampung-kampung yang memang tanahnya memungkinkan adanya drainase vertikal," kata Anies beberapa waktu lalu.

Mantan menteri pendidikan dan kebudayaan itu mengatakan akan ada banyak drainase vertikal yang dibuat. Dia mengatakan salah satu yang dipertimbangkan dalam pembuatan drainase vertikal yakni ketinggian air tanah.

”Tanah yang memungkinkan itu artinya, dari sisi ketinggian air tanah memungkinkan untuk dibuat saluran-saluran vertikal. Jumlahnya akan banyak. Detail jumlahnya bisa cek di Dinas Perindustrian dan Energi," tuturnya.

Anies sendiri berencana memberikan diskon pajak bumi bangunan (PBB) bagi warga yang ingin membuat drainase vertikal di rumahnya. Namun, hal ini baru direalisasikan tahun depan. Dia juga berterima kasih kepada warga karena drainase vertikal membuat kandungan air di tanah jadi lebih banyak. (ibl)

Berita Terkait

Jakarta Raya / Fokus PPSU

Jakarta Raya / Hujan Deras, Anies Puas dengan Uji Coba Drainase Vertikal

Jakarta Raya / Horee...Tahun Depan, Gaji Petugas PPSU Naik


Baca Juga !.