Internasional

Mantan Manager Bisnis Stan Lee Ditahan

Redaktur: Ali Rahman
Mantan Manager Bisnis Stan Lee Ditahan - Internasional

Stan Lee dengan Keya Morgan saat premier Avengers: Infinity War tahun 2018.

indopos.co.id - Mantan manager bisnis Stan Lee telah didakwa dengan tuduhan elder abuse (penganiayaan, penyalahgunaan, atau tidak sesuainya penanganan pada lansia atau orang yang sudah tua) terhadap kreator The Avangers dan Spiderman, yang meninggal tahun lalu dalam usia 95 tahun.

Pengadilan tinggi Los Angels telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Keya Morgan, seorang dealer memorabilia Newyork yang merupakan teman dekat Lee, untuk tuduhan termasuk pemenjaraan palsu, pemalsuan, dan penipuan.

Pada Juni 2018, pengacara Lee pertama kali mengajukan permohonan penahanan terhadap Morgan setelah insiden pada Mei di mana polisi dan pekerja sosial dipanggil ke rumah Lee di Los Angles untuk melakukan pemeriksaan kesejahteraan. Morgan dilaporkan telah menelepon 911 dan berusaha untuk membuat polisi yang datang berkunjung untuk ditangkap. Ia mengatakan bahwa mereka adalah penipu dan masuk ke dalam properti Lee tanpa izin. Morgan kemudian ditangkap dan didakwa karena mengajukan laporan polisi palsu.

Dalam surat permohonan perintah penahanan pada Juni 2018, Morgan dituduh mengisolasi Lee dari teman dan keluarganya. Ia juga dituduh mengeksploitasi hubungan mereka untuk menggelapkan karya seni, uang tunai, dan aset lainnya senilai lebih dari USD 5 juta. Pada Agustus, Lee mengabulkan perintah melawan Morgan, yang mengharuskannya untuk berada setidaknya 100 yard dari raja Marvel itu selama tiga tahun.

Perintah penahanan tersebut adalah akhir dari jaringan argumen dan kontra argumen tentang siapa sebenarnya yang mengurus kepentingan Lee di bulan-bulan terakhir hidupnya. Setelah beberapa postingan yang aneh, Morgan kemudian dituduh mengambil kendali akun Twitter Lee. Ia juga dicurigai menjadi dalang gugatan mengejutkan sebesar USD 1 miliar yang diluncurkan Lee pada Mei 2018, melawan Pow! Entertainment, perusahaan yang didirikan Lee pada tahun 2001. Lee kemudian membatalkan gugatan tersebut pada bulan Juli dan menyebutnya membingungkan.

Pada bulan yang sama, pengacara Kirk Schenck dan Jonathan Freund yang mewakili Lee dan puterinya, JC mengatakan pada the Guardian bahwa sejak kematian istri Lee, Joan pada 2017, ada beberapa pria yang mencoba mendekati Stan dan berbagai bisnisnya, mereka juga berusaha untuk mengelola urusannya.

“Elder Abuse kini semakin menjadi umum karena tokoh selebritas dan tokoh dunia terkenal hidup lebih lama sambil terus mengumpulkan profil kekayaan yang signifikan sepanjang hidupnya. Banyak seniman tua seperti Stan Lee adalah tipe kepribadian kreatif yang cenderung menunda keputusan keuangan pada orang lain sepanjang hidup mereka. masalahnya muncul ketika selebriti semakin tua dan perlahan-lahan kehilangan kemampuan mereka untuk memantau fidusia (orang yang secara legal menangani uang atau aset orang lain) mereka, bahkan yang telah mereka percayai selama bertahun-tahun,” kata Schenck saat itu.

Setelah kejadian di rumah Lee Juni lalu, Morgan mengatakan pada Guardian bahwa semuanya gila. “Tetapi semua yang anda baca di koran benar-benar palsu, dan saya punya bukti 100 persen,” kata Morgan. (fay)

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / Avengers: Endgame Mulai Diputar di Bioskop Siang Ini

Lifestyle / Avengers : Endgame Live di Instagram, Seoul Korsel

Indotainment / Priyanka Copra Bakal Jadi Bintang Marvel Berikutnya

Lifestyle / Bangkit dari Kubur untuk Promo Film


Baca Juga !.