Ratusan Napi Mohon Remisi di Bulan Suci, Semoga Terkabul Ya

indopos.co.id – Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Tulungagung, Jawa Timur mengajukan permohonan remisi atau pemotongan masa kurungan. Remisi tersebut untuk 300-an narapidana yang menjalani masa hukuman minimal enam bulan.

Hal itu disampaikan Kasi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Tulungagung Dedi Nugroho, di Tulungagung, Rabu (15/5/2019).

menurut dia, pengajuan telah disusun dan segera dikirim ke Kemenkumham Kanwil Jawa Timur. Setelah itu, pihak LP menunggu surat keputusan penetapan remisi dari pusat.

“Pengajuan berikut kelengkapan administrasi sudah kami ajukan semua,” ucap Dedi mengkonfirmasi. Namun, dia tidak menyebut detail jumlah permohonan remisi yang dibuat. Ia mengatakan, setiap warga binaan yang menjalani hukuman atau masa pembinaan selama minimal enam bulan.

“Syarat syarat pengajuan remisi, yakni sudah berstatus narapidana, tidak sedang dalam pelanggaran, sudah memenuhi syarat, sudah menjalani kelakuan baik selama enam bulan, tidak pernah melakukan tindakan yang melanggar aturan selama di dalam LP, serta tidak terkategori kasus tertentu yang punya syarat tambahan,” papar Dedi.

Saat ini dari total warga binaan sebanyak 616, di mana sepertiga di antaranya (sekitar 400 lebih) berstatus narapidana, yang mendapat promosi remisi hari raya ada 300-an lebih narapidana.

Dari jumlah itu, Dedi memastikan tak ada napi korupsi yang mendapat usulan remisi. Pasalnya, kasus korupsi masuk kategori kasus tertentu yang membutuhkan pemenuhan syarat tambahan untuk pengajuan remisi, yakni pembayaran denda dan ganti rugi oleh napi korupsi bersangkutan.

“Secara kasus pidananya mereka sebenarnya sudah layak dan berhak mendapat remisi. Tapi sejauh ini belum ada satupun yang memenuhi syarat tambahan pembayaran denda dan penggantian kerugian negara sebagaimana vonis pengadilan terakhir,” ujar Dedi.

Dari pengajuan itu, verifikasi SK persetujuan dari Kemenkumham biasanya turun pada “H-4” atau selambat-lambatnya “H-3” Lebaran.(ant)

Komentar telah ditutup.