Nasional

Ibu Kota Baru Ditetapkan Tahun Ini, Tiga Kementerian Sudah Masuk Tahap Final

Redaktur: Riznal Faisal
Ibu Kota Baru Ditetapkan Tahun Ini, Tiga Kementerian Sudah Masuk Tahap Final - Nasional

Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono. Foto: Dok/ANTARA

indopos.co.id - Pemerintah memastikan bakal menentukan daerah sebagai ibu kota baru tahun ini. Pasalnya, tiga kementerian terkait telah melakukan kajian dan masuk tahap final.

Ketiga kementerian yang dimaksud yakni, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) serta Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, kajian pemindahan ibu kota akan diserahkan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) paling lambat Juli 2019 mendatang. Namun, kajian itu masih bisa direvisi.

"Iya, nanti Presiden bisa mutusin. Kalau belum percaya diri coba lihat lagi, nanti kami finalkan, sehingga keputusan memilih lokasi tahun ini juga," ucap Basuki kepada wartawan di Jakarta, Rabu (15/5/2019).

Basuki menyatakan, beberapa indikator penentu calon ibu kota baru antara lain, konektivitas jalan, ketersediaan air bersih, dan keberadaan bandara. Sejauh ini, pemerintah telah menetapkan dua kawasan yang tepat menjadi calon ibu kota baru, yakni Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Ada empat wilayah yang disebut-sebut jadi incaran pemerintah untuk dijadikan ibu kota baru yaitu, di Kalimantan Tengah, yaitu Palangkaraya, Katingan, Gunung Mas, dan Pulang Pisau. Sementara itu, di Kalimantan Timur hanya satu, yakni Bukit Soeharto. "Kalau Kalimantan Tengah yang dipunyai baru konektivitas jalan, air bersih masih kurang," tutur Basuki.

Di sisi lain, lanjutnya, kondisi infrastruktur di Kalimantan Timur dinilai jauh lebih baik. Beberapa fasilitas seperti bandara hingga bendungan sudah tersedia di Bukit Soeharto. "Kalau lokasi yang di Kalimantan Timur sudah ada bandara internasional, jalan tol nasional ada, dan beberapa bendungan juga sudah ada," terang dia.

Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, dana untuk pemindahan ibu kota akan dimasukkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020. Namun, porsi pendanaan tak 100 persen berasal dari dompet negara.

"APBN 50 persen tapi akan kami data lagi. Kami sedang finalkan kajiannya. Ada swasta dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN, Red)," kata Bambang.

Bambang menyatakan, pada 2020 pemerintah akan langsung melakukan persiapan pembangunan di lapangan. Dengan demikian, peletakan batu pertama atau ground breaking bisa dilaksanakan pada 2021 "Lalu tahun 2024 ibu kota baru bisa fungsional artinya sudah siap jadi pusat pemerintahan baru," pungkas Bambang. (aen)

Baca Juga


Berita Terkait

Daerah / Kalteng Optimistis Dipilih jadi Ibu Kota Negara

Nasional / Navigasi Ibu Kota Baru Ada di Presiden Joko Widodo

Nasional / Ibu Kota Baru, Akan Ada Satu Juta PNS Pindah

Nasional / Rencana Pemindahan Ibu Kota, DPR Bentuk Pansus

/ Pemindahan Ibu Kota Bukan Hal yang Mustahil

Nasional / Pusat Pemerintahan yang Terpisah


Baca Juga !.