All Sport

Panjat Tebing Bidik Olimpiade 2024

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Panjat Tebing Bidik Olimpiade 2024 - All Sport

Ilustrasi Olimpiade 2024

indopos.co.id - Hanya ada satu nomor saja yang dipertandingkan dalam Olimpiade 2020 nanti jadi masalah tersendiri bagi pelatnas panjat tebing Indonesia. Nomor yang dipertandingan ialah combined yang merupakan gabungan dari tiga nomor sekaligus, yaitu speed, lead, dan boulder.

Meski sudah mempersiapkan untuk kualifikasi Olimpiade yang akan dimulai Agustus mendatang, namun secara kesiapan para pemanjat kita belum 100 persen. Pasalnya selama ini Indonesia identik dengan nomor speed. Bahkan seperti Aries Susanti Rahayu, Aspar Jaelolo, dan Alfian M. Fajri menduduki peringkat 10 besar untuk nomor tersebut. Tetapi untuk dua nomor yang lain mereka masih lemah.

 “Jangan terlalu tinggi ekspektasi dengan cabor ini untuk olimpiade. Sebab, nomor yang ditandingkan beda dengan Asian Games 2018,” ujar manajer pelatnas panjat tebing, Pristiawan Buntoro saat dihubungi kemarin.

Saat Asian Games, Indonesia sukses meraih juara umum untuk panjat tebing. Tiga emas, dua perak, dan satu perunggu diborong oleh skuad Merah Putih. Kala itu hanya tiga nomor yang ditandingkan, yakni speed, speed relay, dan combined. Indonesia merajai untuk nomor kecepatan, tapi tidak mampu bersaing untuk nomor kombinasi.

Maka dari itu, pelatnas tetap memperjuangkan supaya ada atlet yang mampu menembus multievent terbaik dunia itu. Hanya saja tidak berani menjamin untuk menjadi pesaing di level dunia.   “Goal kami ada di Olimpiade 2024 yang diadakan di Paris. Di sana enam nomor dimainkan. Tentunya itu bakal jadi momentum untuk Indonesia,” kata Pristiawan.

Pelatnas panjat tebing saat ini memiliki 11 atlet hasil dari promosi degradasi yang diadakan 12 Mei lalu. Setelah seri IFSC World Cup, untuk sementara waktu para atlet berlatih di Yogyakarta. Masih banyak pr yang harus dikerjakan, terutama untuk mengasah kemampuan boulder dan lead. (bam) 

Berita Terkait


Baca Juga !.