Megapolitan

Terminal Agribisnis Incar Investor Korsel

Redaktur: Syaripudin
Terminal Agribisnis Incar Investor Korsel - Megapolitan

TAWAR MENAWAR - Pedagang di pasar Bogor sedang melayani pembeli. Foto: Sofiansyah/radar bogor/indopos group

indopos.co.id - Rencana pembangunan pasar induk atau terminal agribisnis terus berlanjut. Pemkab Bogor dan IPB University bakal meng­gandeng investor luar negeri.

”Renca­nanya, kami membangun Terminal Agribisnis di Pabanon, Sukaraja atau di sekitar Ciawi. Karena letaknya strategis dan bisa menampung produk perta­nian dari Sukabumi maupun Cianjur,” beber Kepala Dinas Pertanian (Distan) Hortikultura dan Perkebunan Kabupa­ten Bogor Siti Nuriyanti, Rabu (15/5/2019).

Dia menerangkan, Terminal Agribisnis yang memiliki teknologi terbarukan dan sesuai revolusi industri 4.0 ini membu­tuhkan anggaran ratusan miliar rupiah. Maka itu, pihaknya berencana menggandeng investor luar negeri.

”Kami mengincar Korea Selatan dan Jepang. Tapi kami juga tidak menutup kerja sama dengan investor dari negara lain," imbuhnya.

Nuriyanti menjelaskan, Pemkab Bogor dalam waktu dekat bakal mencari ke­tersediaan lahan dan membuat Feasi­bility Study (FS) serta Detail Enginering Design (DED). Sesudah itu selesai, baru kemudian ditawarkan ke investor.

”Tugas pemerintah daerah hanya menyediakan lahan serta membuat FS dan DED. Lalu pembangunannya kita serahkan ke investor. Kami yakin proyek ini menarik minat, karena po­tensi ekonominya yang luar biasa. Bahkan mungkin ini yang termaju di Indone­sia,” terangnya.

Sebelumnya, Pemkab Bogor juga me­nawarkan pembangunan Terminal Agribisnis ini ke Pemprov DKI Jakarta pada 2017 lalu. Namun hingga kini belum menda­patkan jawaban konkret.

Jika pembangu­nan terminal ini terwujud, maka Bumi Tegar Beriman bakal menjadi distribu­tor sayur-mayur untuk pasar Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi. (ded/mtr)

Berita Terkait


Baca Juga !.