Megapolitan

Wujudkan Siswa Berakhlakul Karimah

Redaktur:
Wujudkan Siswa Berakhlakul Karimah - Megapolitan

SINERGI-Kepala KCD Pendidikan Kabupaten Lebak Sirojudin didampingi Kasubag Tata Usaha Gugun Nugraha. Foto///yasril chaniago/indopos

indopos.co.id - Guna mewujudkan siswa berkarakter dan berakhlakul karimah, Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan dan Kebudayan (Dindikbud) Provinsi Banten wilayah Kabupaten Lebak terus berbenah diri menata sekolah negeri yang ada dijajarannya.

Salah satunya, menggiatkan pendidikan agama  selama Ramadan ini. Kepala KCD Pendidikan Kabupaten Lebak Sirojudin didampingi Kasubag TU Gugun Nugraha mengatakan, pendidikan agama penting bagi anak didik agar siap menghadapi kehidupan dunia masa depan yang penuh dengan problema dan tantangan

”Sinergisitas KCD, Kasubag TU dan kepala sekolah, bertekad membangun dan memacu sekolah meningkatkan standar mutu pendidikan tapi tidak melupakan pendidikan agama. Agar menjadikan pendidikan tingkat SMA dan SMK negeri di Lebak berakhlakul karimah,” terang Sirojudin.

Menurutnya juga, pentingnya menciptakan siswa berakhlakul karimah agar mampu membentengi dari degredasi moral dan perilaku menyimpang dan terhindar dari pengaruh narkoba, tawuran atau yang bertolak belakang dengan norma agama, hukum negara dan adat.

Menurutnya juga, pendidikan harus mampu mengemban misi pembentukan kultur akhlak mulia (character building) sehingga para peserta didik dan para lulusan dapat berpartisipasi dalam mengisi pembanguna di masa mendatang tanpa meninggalkan nilai-nilai moral atau akhlak mulia.

Sirojudin juga mengungkapkan, salah satu sekolah yang sudah menerapkan ekstakurikuler berakhlakul karimah adalah SMAN 1 Rangkasbitung. Di sekolah itu setiap hari sebelum kegiatan belajar dimulai, menggelar pengajian dan membaca surat yasin. Bahkan selama Ramadan ini digelar siraman rohani.

”Hasilnya, banyak lulusan SMAN 1 Rangkasbitung berhasil diterima di PTN ternama dan memiliki nilai UN tinggi. SMAN 1 Rangkasbitung juga jadi sekolah rujukan nasional,” ungkapnya.

Sedangkan Iva Havidania, kepala SMAN 1 Rangkasbitung mengatakan dari tahun ke tahun jumlah lulusan sekolah yang dia pimpin yang diterima jalur PMDK maupun jalur undangan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) ternama di Indonesia terus bertambah. 

Bahkan, menurut Iva juga, tahun ini murid SMAN 1 Rangkasbitung bernama Fauzia Bismi Al Haque mendapatkan undangan dari Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Atas Kementerian Pendidikan dan Kebudayan untuk mengikuti program ASEAN-China STEM Champ For Youth.

Kegiatan yang digelar 18-25 Mei 2019 itu dihelat di Singapura. Fauzia terpilih mengikuti kegiatan internasional mewakili Indonesia bersama dua orang siswa SMA negeri lainnya yang berasal dari Kota Sorong dan DKI Jakarta.

”Alhamdlillah tiga orang peserta dari Indonesia yang dikirim ke Singapura untuk mengikuti program ASEAN -China STEM camp for youth, salah satunya adalah murid dari SMAN 1 Rangkasbitung,” ujar Iva.   

Dia menambahkan, selama ini pola pembelajara di SMA 1 Rangkasbitung, selain menanamkan nilai nilai akhlak juga peningkatan ilmu pengetahuan sesuai dengan kurikulum pendidikan. (yas)

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Bantah Ada Pungli, Tegaskan Biaya Pendidikan Gratis

Megapolitan / PPDB, Ada Orangtua Siswa Terpaksa Gigit Jari

Megapolitan / Sistem Lebih Praktis, Pengawasan Lebih Ketat

Megapolitan / Gubernur-Wagub Mengaku Puas

Megapolitan / KPK Apresiasi Pelaksanaan PPDB 2019

Banten Raya / Ratusan Guru PAUD di Lebak Butuh Tambahan Honor


Baca Juga !.