All Sport

Soal Gaji Karyawan, KONI Terus Cari Solusi

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Soal Gaji Karyawan, KONI Terus Cari Solusi - All Sport

Ilustrasi kantor KONI Pusat

indopos.co.id – Nasib ratusan  karyawan KONI pusat belum jelas. Mereka terkatung-katung karena lima bulan belum menerima gaji. 

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengatakan selama ini tak tinggal diam dalam menyikapi keterlambatan gaji karyawan. Beberapa upaya telah mereka lakukan sejak awal tahun ini, baik yang bers internal maupun eksternal.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Nanang Djuana Priadi menuturkan sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Tercatat ada empat surat usulan yang sudah mereka sampaikan.

Guna memperlancar penyelesaian atas usulan tersebut KONI juga sudah bertemu dengan Sekretaris Kemenpora Gatot Sulistiyantoro Dewa Broto. Lalu, Deputi IV Kemenpora Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Chandra Bhakti.

Mencari solusi melalui pihak ketiga juga sudah mereka lakukan. “Tapi, memang tidak mudah karena yang dibutuhkan itu tidak sedikit. Jumlah karyawan dan pengurus ada 144, belum termasukoffice boy,” ujar Nanang kepada awak media,  Kamis (16/5/2019).

Secara berkala, pimpinan KONI juga menemui karyawan dan pengurus untuk memberi pemahaman, sekaligus semangat. 

Demi meringankan beban karyawan pula, KONI membantu dengan memberikan insentive walau dengan nominal kecil.

“Alhamdulillah, kami dapat bantuan dari beberapa donator dan saat ini pun terus mencari solusi agar masalah cepat selesai. Biar bagaimana pun, roda organisasi harus berjalan karena banyak tugas yang harus kami kerjakan,” kata Nanang.

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KONI pun berupaya agar bisa membantu karyawan untuk merayakan, utamanya mereka yang beragama Islam. “Yang pasti, sambil menunggu dana dari Kemenpora, kami tidak diam,” ucap Nanang. 

Beberapa tugas KONI di antaranya, menyiapkan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 Papua. Kemudian, pengawasan dan pendampingan cabang olahraga (cabor) karena SEA Games XXX/2019 dan Olimpiade XXXII/2020 ada di depan mata.  

Nanang pun menegaskan, secara kelembagaan, KONI berkomitmen untuk tetap menjalankan tugas sebagaimana telah diamanatkan. Selain menyukseskan PON, juga membantu atlet-atlet Indonesia berjaya di pentas olahraga.

KONI berharap ada solusi konkret karena berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18/2007 Pasal 3, Pemerintah Pusat dan Daerah wajib mengalokasikan anggaran keolahragaan melalui APBN dan APBD.

Saat disinggung soal KONI sebagai satuan kerja (Satker), Nanang membenarkan sudah berkoordinasi dengan pihak terkait. Dalam hal ini Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB).

Tak ketinggalan, Kemenpora dan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). “Bahkan, kami juga berkomunikasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) demi menguatkan status KONI sebagai satker,” kata Nanang. (bam)

 

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

All Sport / Mantan Atlet Dukung Caketum KONI dari Pengusaha

All Sport / Haji Syam Digadang Calon Ketum KONI 

All Sport / Hendardji dan Muddai, Dua Nama Kandidat Ketum KONI

Total Sport / Kisruh Tenis Meja, KONI Langgar Hukum Olahraga dan Negara


Baca Juga !.