All Sport

Juara ASEAN, Manajamen CLS Siapkan Malam Apresiasi

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Juara ASEAN, Manajamen CLS Siapkan Malam Apresiasi - All Sport

indopos.co.id - CLS Knights mencetak sejarah pada musik kedua mereka di Asean Basketball League (ABL). Mereka menjadi tim kedua Indonesia yang mampu mencetak juara pada kompetisi basket regional Asean tersebut. Kemarin siang, skuad tiba T2 bandara Juanda, Surabaya. Mereka disambut ribuan fans CLS yang sudah menunggu di depan pintu kedatangan.

 “Sejak di ruang imigrasi, teriakan fans sudah terdengar,” ujar Arif Hidayat, guard CLS. Tim kebanggaan Indonesia itu tampil hebat pada game kelima babak final melawan Singapore Slingers. Meskipun tampil di kandang lawan, Wong Wei Long dkk tak gentar dan mengakhiri laga dengan kemenangan, 84-81 d OCBC Arena, Singapura.

Manajemen tengah merancang acara penting untuk menghormati perjuangan CLS dalam tujuh bulan terakhir. “Rencananya, Minggu (19/5/2019) kami bikin malam apresiasi buat pemain, kami juga mengundang para fans dan media untuk ambil bagian,” ujar Christopher Tanuwidjaja, bos CLS.

CLS sepanjang musim mengandalkan tiga pemain asing, Maxie Esho, Darryl Watkins dan Douglas Herring. Darryl dan Douglas baru masuk di pertengahan musim. Mereka menggantikan peran Aquilas Montay Brandon, dan Stephen Hurt yang tidak sesuai harapan. Selain itu, manajemen juga mendatangkan dua pebasket berdarah Indonesia, Brandon Jawato dan Wong Wei Long. Kelima pemain tersebut menjadi starting five pilihan pelatih CLS, Brian Rowsom.

Para pemain lokal CLS juga tidak boleh diremehkan. Mereka menjadi pelapis yang terbukti memberikan kontribusi buat tim. Sandy Febiansyakh, ataupun Arif kerap mendapatkan minute play. Arif menyebutkan, sejak off season dia bertekad untuk bisa berkontribusi lebih kepada tim.

"Mau main 1 detik ataupun 10 detik, kami harus siap. Saya juga mengambil banyak pelajaran dari musim sebelumnya," ujar pemain gondrong tersebut. Atas kontribusinya kepada CLS, Arif mendapatkan panggilan untuk seleksi tim nasional yang dipersiapkan untuk SEA Games 2019.

Guard kelahiran Jember itu antusias dengan pemanggilan tersebut. "Satu-dua hari ini mari menikmati kemenangan ini, selanjutnya kerja keras lagi," paparnya. Tak lupa, Arif juga mendapatkan ucapan selamat dari para koleganya yang tampil di kompetisi lokal, IBL.

Performa ciamik Esho bersama CLS juga menarik perhatian PP Perbasi. Itop-sapaan Christopher-menyatakan Esho sudah mendapatkan offering letter untuk dinaturalisasi. Bila mulus, dia bisa menjadi bagian timnas saat berlaga di SEA Games 2019.

"Karena ini kepentingannya negara seharusnya prosesnya bisa lebih cepat," katanya. Itop punya pengalaman dalam melakukan naturalisasi pemain. Yakni saat membantu Jamarr Andre Johnson pada 2014 silam. Kala itu, CLS menjadi sponsor Jamarr dan proses naturalisasi berlangsung sekitar 8 bulan lamanya. (bam)

Baca Juga


Berita Terkait

All Sport / Generasi Emas Inspirasi Argentia Songsong Piala Dunia FIBA

All Sport / Timnas 3x3 Basket Bidik Olimpiade 2020

All Sport / Liga Basket Putri Masuki Laga Hidup Mati

All Sport / Tak Boleh Gagal Fokus

All Sport / CLS Tutup Laga Kandang dengan Sempurna


Baca Juga !.