Banten Raya

Bogem Bawahan, Pejabat Kecamatan di Tangsel Dipolisikan

Redaktur: Syaripudin
Bogem Bawahan, Pejabat Kecamatan di Tangsel Dipolisikan - Banten Raya

Ilustrasi Penganiayaan

indopos.co.id - Tak terima tindakan semena-mena atasannya, Surya Malik Perkasa, staf pemerintahan Kecamatan Ciputat melaporkan Kasi Pemerintahan Kecamatan Ciputat berinisial AI. Dia dilaporkan ke polisi karena dugaan pemukulan.

Akibat dibogem, Surya mengalami luka memar di bagia mata kanannya. Suerya mengatakan kasus penganiayaan tersebut telah dilaporkannya ke Polres Tangerang Selatan (Tangsel) lantaran tak adanya itikad baik dari atasannya meminta maaf.

”Saya buat LP ke polres, bukti yang saya bawa adalah hasil visum dari RSUD Tangsel. Saya melakukan ini untuk mencari keadilan atas perbuatan semena-mena yang dilakukan atasan saya,” katanya saat dijumpai dikediamannya, Kampung Buaran, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Kamis (16/5/2019).

Dijelaskan Surya, kasus penganiayaan itu terjadi pada Rabu (15/5/2019). Aksi pemukulan itu bermula saat AI masuk ke ruangan sembari memungut sampah kertas di salah satu meja staf. Selanjutnya, dia mendatanginya dan melayangkan bogem ke arah mata kanan hingga memar.

”Habis mungut sampah, saya dihampiri. Tidak tau kenapa beliau langsung meninju mata saya. Saat itu memang saya tidak melawan karena dia atasan saya," paparnya. Tak terima dipukul, Surya ingin menanyakan apa pemicu pemukulan tersebut.

Namun niat baiknya itu tak di sambut sang atasan dan justru seperti kesetanan, pelaku mengucapkan perkataan penuh emosi. ”Beliau teriak ke saya dan bilang gue gak seneng sama lo,” cetusnya.

Yang membuat geram Surya, bukannya meminta maaf justru atasannya tersebut malah menantang dirinya untuk melaporkan ke polisi. Padahal saat itu dirinya hanya ingin berdamai dan menyelesaikan masalah ini dengan cara kekeluargaan.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Alexander Yurikho mengatakan kasus penganiayaan itu memang telah melaporkan. Dalam laporan tersebut, korban pun melampirkan visum dari RSUD Tangsel. Pihaknya pun segera melakukan penyidikan dengan memanggil dan memeriksa terlapor.

Terpisah, Ketua LBH Keadilan Tangerang Abdul Hamim Jauzie mengecam penganiayaan yang dilakukan atasan terhadap anak buahnya tersebut. Mengingat tugas dan fungsi atasan mengayomi bawahannya untuk melakukan pelayanan prima kepada warga. 

”Sebagai pejabat seharusnya memberikan teladan kepada bawahan. Perbuatannya menunjukan watak sesungguhnya sikap pejabat kepada bawahan. Ini sudah melanggar aturan dan harus dikasih sanksi berat," tuturnya. (cok)

Baca Juga


Berita Terkait

Banten Raya / Warga Blokir Jalan Perimeter Utara Bandara Soekarno-Hatta

Banten Raya / Oknum ASN Digerebek, Wali Kota Cilegon Murka

Banten Raya / Kepala SMAN 3 Kota Serang Bantah Tahan Ijazah Siswa

Daerah / Pemain Arung Jeram Tewas Tertimpa Longsor

Megapolitan / Gudang Petasan di Pasar Pagi Asemka Dilahap Api

Nusantara / Kapal Ditangkap Diduga Angkut Kayu hasil Ilegal Logging


Baca Juga !.