Nasional

KPK Sita 12 Kendaraan Abdul Latif

Redaktur: Nurhayat
KPK Sita 12 Kendaraan Abdul Latif - Nasional

indopos.co.id - KPK menyita 12 kendaraan dalam proses penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan tersangka Bupati Hulu Sungai Tengah (Provinsi Kalimantan Selatan) nonaktif, Abdul Latif.

"Dalam proses penyidikan TPPU dengan tersangka ALA, Rabu dan Kamis kemarin, KPK menyita 12 kendaraan yang diduga diperoleh dari hasil tindak pidana korupsi," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Jumat (17/5/2019).

Adapun 12 kendaraan tersebut terdiri dari lima unit kendaraan roda empat yang diserahkan oleh sejumlah perwakilan ormas keagamaan di Hulu Sungai Tengah.

"Kami menyampaikan terima kasih atas inisiatif yang baik tersebut. Selanjutnya mobil yang diserahkan tersebut kami sita sebagai bagian dari berkas perkara TPPU ini," ucap Diansyah.

Selanjutnya, tujuh unit mobil truk molen yang disita dari pihak PT Sugriwa Agung. "12 kendaraan tersebut saat ini disimpan di Rupbasan (Rumah Penyimpanan Benda Sitaan Negara) Martapura," kata dia.
 
Latif merupakan tersangka menerima gratifikasi dan TPPU. Ia sebagai pegawai negeri atau penyelenggara negara menerima gratifikasi yang dianggap karena berhubungan dengan jabatannya dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya sebagai Bupati Hulu Sungai Tengah.

Abdul Latif menerima dari sejumlah pihak dalam bentuk fee proyek-proyek dalam APBD Kabupaten Hulu Sungai Tengah selama kurun masa jabatannya sebagai bupati.

Diduga dia menerima fee dari proyek-proyek di sejumlah dinas di sana dengan kisaran 7,5 sampai 10 persen setiap proyek. Total dugaan gratifikasi yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas yang dia terima setidak-tidaknya Rp 23 miliar. (ant)

Baca Juga


Berita Terkait

Nasional / Dua Rektor UIN Banda Aceh Diperiksa KPK

Nasional / Kasus Rommy, KPK Periksa Rektor UIN

Headline / Presiden Jokowi Segera Pilih Pimpinan KPK Baru 

Hukum / KPK Perpanjang Penahanan Tiga Tersangka Suap Imigrasi NTB

Headline / Sjamsul Nursalim dan Istri jadi Buronan KPK

Headline / KPK dan Menag Saling Bantah Terkait Gratifikasi Rp 70 Juta


Baca Juga !.