Ekonomi

April 2019, Ekspor Industri Pengolahan Menurun Signifikan

Redaktur: Ali Rahman
April 2019, Ekspor Industri Pengolahan Menurun Signifikan - Ekonomi

ilustrasi ekspor industri pengolahan

indopos.co.id - Deputi Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Yunita Rusanti mengatakan, nilai ekspor industri pengolahan mengalami penurunan yang cukup signifikan pada April 2019. Secara year on year (YOY), nilainya turun hingga 11,82 persen. Tak ayal ini membuat pertumbuhan ekspor secara keseluruhan pun sulit terangkat dan tercatat negatif hingga 13,10 persen secara YOY.

"Ada hubungannya langsung atau nggak, kita nggak meneliti sejauh itu. Tapi, kemungkinan bisa jadi," ujarnya kepada INDOPOS melalui pesan tertulis, Jumat (17/5/2019).

Sebelumnya, BPS sempat merilis adanya perlambatan produksi industri besar dan sedang (IBS) pada kuartal I. Di mana tingkat pertumbuhan IBS hanya 4,,45 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut melorot dibandingkan tingkat pertumbuhan produksi IBS pada kuartal I 2018 yang secara YOY berada di angka 5,36 persen.

"Sekian tahun industri kita ini mandeg," ujar ekonom Universitas Brawijaya, Candra Fajri Ananda.

Buktinya, saat ini sulit menemukan industri baru yang bisa berkembang. Hal ini menurutnya merupakan dampak dari kebijakan industri nasional yang berpaku pada kebijakan substitusi impor. Padahal bisa jadi kebijakan itu sudah tidak lagi cocok dengan kebutuhan Indonesia saat ini. Seharusnya Indonesia bisa menjadi bagian dari industri dunia.

Ia berharap, dengan dilakukannya kerja sama oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) dengan beberapa negara di Amerika Latin bisa lebih memperluas ekspansi pasar Indonesia. (mdo)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.