Nasional

Apresiasi Kinerja Menpora

Redaktur: Dani Tri Wahyudi
Apresiasi Kinerja Menpora - Nasional

TANGAN TERKEPAL - Menpora Imam Nahrawi. FOTO: IST

indopos.co.id-Nama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, beberapa kali disebut dalam sidang kasus suap dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.

Namun, dalam keterangan Imam Nahrawi, Miftahul Ulum sebagai staf pribadi Imam dan Arif Susanto sebagai protokoler Kemenpora membantah adanya pertemuan dan penerimaan uang dari Sekjend dan Bendahara KONI seperti yang dituduhkan jaksa di persidangan.

Terlepas dari kasus hukum yang menyeret nama menpora, menurut Direktur Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, performa Imam Nahrawi dinilai relatif cukup baik. Sehingga itu patut diapresiasi.

"Pak menteri secara kinerja bagus lah, jadi tuan rumah Asian Games sukses, prestasi atlet bagus, bulutangkis juga Ok, Timnas U-22 juara AFF, baguslah dibanding sebelum-sebelumnya." Kata Adi, saat dihubungi, Sabtu (18/5/2019).

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah ini menambahkan, terkait nama menpora yang kerap disebut di sidang kasus suap dana hibah KONI seharusnya tidak terlalu penting jika dikaitkan dengan isu reshuffle yang belakangan marak dialamatkan ke Menpora.

"Pak Menteri kan hanya jadi saksi dan namanya baru disebut-sebut saja kan dalam kasus itu. Belum ada bukti yang sahih atau valid atas keterlibatan pak Menteri kan?" Imbuhnya. Meski reshuffle itu merupakan hak prerogatif presiden, namun, kata dia, kinerja dan prestasi Menpora yang cukup bagus. Sarusnya itu menjadi pertimbangan presiden untuk tetap mempertahankan Imam Nahrawi.

"Harusnya pertimbangan reshuffle itu dilihat dari kinerjanya, yang gak bagus lah yang direshuffle," pungkasnya. (mdo)

Baca Juga


Berita Terkait


Baca Juga !.