Nasional

Jelang Penetapan Hasil Pemilu 2019, MUI Minta Masyarakat Jaga Persatuan NKRI

Redaktur: Ali Rahman
Jelang Penetapan Hasil Pemilu 2019, MUI Minta Masyarakat Jaga Persatuan NKRI - Nasional

Ilustrasi

indopos.co.id - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaiian tausiyah menjelang penetapan hasil Pemilu 2019 tingkat pusat yang dijadwalkan pada Rabu (22/5/2019). Ada tujuh poin yang ditegaskan MUI dalam tausiyah tersebut.

Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid Sa'adi mengatakan, poin pertama, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk senantiasa menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI dengan dilandasi semangat persaudaraan (ukhuwah) sejati sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen dalam keagamaan dan kebangsaan.

"Kedua, kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak terprovokasi ajakan mengikuti dan melakukan gerakan peopel power karena hal itu akan membawa kerusakan yang sangat besar dan dapat mengancam kedaulatan dan keutuhan NKRI," ujar Zainut.

Ketiga, meminta kepada KPU untuk menyelesaikan tahapan pemilu sesuai dengan amanat UU dengan terus menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, keadilan, transparan dan profesional, sehingga semua pihak dapat menerima hasil pemilu sesuai dengan pilihan dan aspirasi politiknya.

Keempat, meminta kepada para peserta pemilu untuk menempuh jalur hukum apabila hasil pemilu dinilai ada kecurangan dan dugaan pelanggaran lainnya, karena jalur hukum merupakan pilihan bagi masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan konstitusi serta lebih rendah tingkat mudharatnya.

Kelima, meminta kepada masing-masing pasangan calon untuk menaati komitmen bersama, yaitu menerima hasil pemilu dengan semangat 'siap kalah dan siap menang'. Bagi pasangan calon yang menang diminta untuk tidak mengungkapkan ekspresi kemenangan secara berlebihan, dan bagi pasangan calon yang kalah diminta untuk menerima dengan lapang dada.

Berikutnya, kepada elit politik, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, dan media masa diharapkan dapat memerankan diri sebagai perekat dan pemersatu bangsa. "Artinya, ikut serta membantu mendinginkan suasana agar proses demokrasi dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan aman," katanya.

Terakhir, diharapkan aparat kepolisian dapat bertindak tegas, adil, transparan dan profesional. Penegakan hukum harus dilakukan kepada siapa pun tanpa membedakan status dan kedudukan sosialnya, sehingga masyarakat mendapat jaminan perlindungan dan kepastian hukum dalam menunaikan hak-hak konstitusionalnya. (rmn)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Headline / Ulama Aceh Haramkan Game Online, MUI: Boleh

Nusantara / Gubernur Minta MUI Jaga Kondusivitas

Nasional / Malam Lailatul Qadar, MUI Ajak Hentikan Perselisihan

Nasional / Malam Lailatul Qadar, MUI Ajak Hentikan Perselisihan


Baca Juga !.