Raket

Lawan Denmark, Gregoria Mariska Tunjung Janji Perbaiki Permainannya

Redaktur: Maximus thomas woda Wangge
Lawan Denmark, Gregoria Mariska Tunjung Janji Perbaiki Permainannya - Raket

Gregoria Mariska Tunjung

indopos.co.id - Tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung turut berkontribusi terhadap kemenangan pertama yang dipetik Indonesia atas Inggris. Pemain 19 tahun itu sukses menyumbang poin kedua dengan menang 21-10, 21-13 atas Abigail Holden. Walau sektor ini tidak diunggulkan sama sekali, namun, lawan yang dihadapi Jorji cenderung mudah. ‘Hanya’ pemain ranking 170 dunia. 

Tapi lagi-lagi Jorji punya pekerjaan rumah yang rasanya tidak juga tuntas meski kini sudah punya pelatih tetap, Rionny Mainaky. Ambisinya untuk menang patut diacungi jempol, namun, di satu sisi itu jadi bumerang baginya. Bagaimana tidak, Jorji masih sering terburu-buru untuk mematikan lawan. Hasilnya dia menyumbang poin cuma-cuma bagi Holden.  “Kurang aman mainnya, kayak bola out sendiri gitu. Pengen cepat matiin tapi bolanya malah ke mana-mana,” kata Jorji di Nanning, Tiongkok, Minggu (19/5/2019).

Jorji sendiri mengakui penampilannya sangat tidak memuaskan. Di luar perkiraannya kalau bakal melakukan kesalahan sebanyak itu. Dia juga sadar kalau kondisi ini tidak boleh dibiarkan, khususnya jika nanti diturunkan menghadapi Denmark. 

Lawan terakhir Indonesia di fase grup itu berpotensi untuk menurunkan Mia Blochfeldt. Secara head to head, Jorji masih unggul 2-1. Tetapi pertemuan terakhir di Singapore Open 2019, pemain kelahiran Wonogiri, Jawa Tengah itu menelan kekalahan 16-21, 20-22. Pertemuan mereka selama ini memang selalu berlangsung ramai dengan rubber game. 

“Kalau ketemu lagi saya ingin balas dendam, karena pertemuan terakhir ‘kan kalah,” ujar Jorji. “Tapi kalau lawan Denmark pastinya bakal lebih alot dan susah dapat poin. Harus bisa menekan kesalahan sendiri,” imbuhnya. 

Tipe pemain Eropa yang lebih berani untuk main garang sejak game berlangsung, jadi hal yang bakal diwaspadai Jorji. Dia berjanji membenahi gaya permainannya yang masih grusa-grusu selama ini. Jeda waktu dua hari akan dimanfaatkannya supaya bisa bermain lebih sabar dan kuat dengan reli panjang. “Harus lebih ngeyel, kalau kalah start bikin mereka lebih pede (percaya diri, Red),” tegasnya. (bam)

Baca Juga


Berita Terkait

Raket / Tunggal Putra Timnas Bulu Tangkis sedang Disorot

Total Sport / Anthony- Gloria Mengecewakan

Total Sport / Setelah Indonesia Hanya Kebagian Perunggu, Fokus Kejuaraan Dunia

Raket / Chou Tien Chen Tancap Gas, Jojo Keok

Raket / Piala Sudirman 2019, Indonesia Juara Grup B


Baca Juga !.