Banten Raya

Mantan Napi Teroris Dipantau

Redaktur:
Mantan Napi Teroris Dipantau - Banten Raya

JARINGANAnggota kepolisian menggiring terduga teroris usai dihadirkan pada konferensi pers pengungkapan kasus terorisme jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (17/5/2019).

indopos.co.id - Mantan narapidana teroris di Provinsi Banten dipantau menjelang penetapan hasil pemilu. Tidak hanya itu, segala kegiatan-kegiatan penting seperti lebaran, sebagai salah satu upaya deradikalisasi.

"Kami tetap melakukan pemantauan karena bisa saja orang keluar lalu bergabung dengan kelompok minoritas menjadi kekuatan sendiri. Apalagi dengan adanya pengaruh globalisasi, banyak ajakan dan ujaran mengarah amaliah," ujar Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi di Mapolda Banten, Serang.

Dari perkiraan sebanyak puluhan mantan narapidana teroris di Banten. Kata dia, berdasarkan pemantuan tidak terdeteksi potensi kegiatan yang mencurigakan. Selain mantan narapidana teroris, Edy mengatakan, secara umum Polda Banten melakukan pemantauan kepada pemudik, orang tidak mudik, orang berpotensi mengganggu kamtibmas serta masyarakat memiliki potensi mendapat gangguan.

"Dalam mengantisipasi berkembangnya media sosial yang banyak dijangkau anak-anak muda usia masih labil dan dalam pencarian jati diri.  Kepolisian juga melakukan kegiatan-kegiatan kontra radikalisme di pesantren serta sekolah di Banten," tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan pemerintah daerah untuk memantau serta membina mantan narapidana teroris yang berada di daerahnya.

"Akses berkomunikasi berbaur dengan masyarakat itu harus diberikan ruang, tetapi harus dipantau diikuti," ujarnya.

Apalagi dalam tahun politik yang memerlukan kewaspadaan dari semua pihak, termasuk waspada terhadap ancaman terorisme yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.

Ada pun berdasarkan catatan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), terdapat sekitar 600 mantan narapidana teroris yang sudah selesai menjalani masa hukumannya. Selain itu, WNI yang baru kembali dari Suriah sekitar ratusan orang juga dinilai perlu dipantau. (ant)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Nusantara / Bom Kartasura, Polisi Temukan Barang Bukti Lain di Rumah Pelaku

Megapolitan / Disinyalir Teroris, Pasutri di Kota Depok Ditangkap

Headline / Densus 88 Tangkap Seorang Terduga Teroris di Cibinong

Nasional / Polri: Teroris Target Bom Depan Gedung KPU

Nasional / Polisi Sebut Bekuk Simpatisan ISIS

Headline / Lima Bulan, Polri Tangkap 68 Teroris


Baca Juga !.