Indotainment

Main Jadi Pengacara, ini yang Dirasakan Roy Marten

Redaktur: Achmad Sukarno
Main Jadi Pengacara, ini yang Dirasakan Roy Marten - Indotainment

indopos.co.id – Tahukah  Anda apa peran favorit yang paling diincar oleh para artis Hollywood? Seratus persen benar kalau Anda menjawab peran tokoh pengacara.

Kenapa begitu? Ya, karena seorang pengacara selalu terlihat mantap betul memancarkan aura cerdas, tangkas, pintar, penuh percaya diri, berwibawa, serta memenangkan debat seru sengit dalam adu argumentasi di persidangan Pengadilan, pokoknya mewakili sosok idola golongan intelek.

Dan itu disuguhkan actor Roy Marten. Roy memainkan karakter RM Wicaksono, seorang pengacara sukses dengan kehidupan glamour di film The Lawyers Pokrol Bambu.

Tak tanggung-tanggung, ia mendeskripsikan perannya mirip dengan sosok pengacara kondang, Hotman Paris. ”Seperti biasa, saya main (karakter) sebagai orang kaya. Lawyer yang kaya minimal kayak Hotman Paris,” kata Roy Marten belum lama ini.

Berbekal pengalaman Roy dalam dunia seni peran. Ayah dari Gading Marten ini pun tak kesulitan memainkan film bergenre drama komedi besutan Erwin Kallo, dan Sumarni Kamaruddin SH.  

 “Saya (berperan) sebagai lawyer yang glamour tapi dalam praktik, saya menggunakan profesi saya sebagai pengacara untuk mendapatkan sesuatu,” tuturnya. 

Untuk menyutradarai, Erwin mempercayakan pada Azar Fanny yang pernah menulis cerita dan skenario film Lagu Untuk Seruni (1991). Penggarapan masih still klasik, tak ubahnya film televisi. Sayang juga ilustrasi musik yang ditata Thoersi Argeswara kelewat bising, terkesan tumpang tindih dengan dialog yang tengah diucapkan para tokoh.    

Pokrol bambu adalah sebutan yang sejatinya meledek, mengejek para advokat yang lihai bersilat lidah dan berusaha mengalahkan lawan debatnya dengan segala macam cara. Dalam film ini ditampilkan dua golongan pengacara. Yang kelas atas, kaya raya, harum, dan perlente, diperani Roy Marten, didukung Erwin Kallo sendiri.

Kantor mewah mentereng. Tarif ratusan juta rupiah. Sedangkan yang kelas recehan, berkantor dalam gang, Honor murah, bahkan pernah dibayar dengan sayur-mayur, diwakili Dicky Chandra dan kawan-kawannya. Mungkin saking kelewat sering berakting komedik di televisi maka mantan Wagub Garut (2009 – 2013) ini terbawa ingin terus melawak atau tampil kocak. (ash)

Baca Juga


Berita Terkait

Indotainment / Di mata Aktor Roy Marten, Tamu Pernikahan Anak Jokowi Bedakan dengan SBY


Baca Juga !.