Headline

Selasa Dinihari, KPU Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Redaktur: Juni Armanto
Selasa Dinihari, KPU Menangkan Jokowi-Ma'ruf - Headline

TERBANYAK - Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam debat belum lama ini. Foto Antara

indopos.co.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya menuntaskan rekapitulasi nasional hasil Pilpres 2019. Hasilnya tidak berbeda jauh dengan hasil hitung cepat atau quick count. Pasangan Jokowi-Ma'ruf ditetapkan menjadi pemenang Pilpres 2019. Jika dalam tiga hari atau hingga 24 Mei 2019 tidak ada gugatan, maka Jokowi-Ma'ruf menjadi pemenang.

"Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 suara. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239," ujar Komisioner KPU Evi Novida Ginting Manik dalam rapat pleno KPU di Gedung KPU Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019) dini hari sekitar pukul 01.46 WIB.

Hasil pilpres itu ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN).

KPU menyebut jumlah suara sah nasional 154.257.601. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo-Sandi 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional.

Ketua KPU Arief Budiman kemudian membacakan keputusan hasil rekapitulasi nasional pilpres, pemilihan anggota DPR, anggota DPRD, dan anggota DPD. Arief langsung mengetok palu tanda penetapan hasil rekapitulasi.

Rapat pleno ini langsung diumumkan setelah KPU melakukan rekapitulasi empat provinsi terakhir. Pleno ini dihadiri seluruh Komisioner KPU, Ketua Bawaslu Abhan, dan semua anggota Bawaslu.

Saksi dari parpol pendukung Jokowi-Ma'ruf yang hadir, yakni I Gusti Putu Artha, sedangkan dua orang saksi dari Prabowo-Sandi adalah juru debat BPN Ahmad Riza Patria dan Aziz.

Seperti diketahui, Jokowi-Ma'ruf unggul di 21 provinsi, yang terdiri atas Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua.

Sementara itu, 13 provinsi lainnya dikuasai pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno antara lain Bengkulu, Kalimantan Selatan, Maluku Utara, Jambi, Sumatera Selatan, Sulawesi Tenggara, Sumatera Barat, Banten, Aceh, NTB, Jawa Barat, Sulawesi Selatan, Riau. Kubu 02 tidak mau menandatangani berita acara. Mereka menganggap banyak kecurangan dalam pilpres dan pileg 2019. (ers)

 

Baca Juga


Berita Terkait

Banten Raya / WH: Masyarakat Banten Terima Keputusan MK

Politik / Koordinator Jubir BPN Ungkap Alasan Dipilihnya BW

Politik / Gugat Hasil Pilpres 2019 ke MK, Sikap Prabowo Dipuji

Headline / New Hope untuk Presiden Baru

Headline / Menguji Integritas Hakim MK

Nasional / Raja Salman Kirim Ucapan Selamat


Baca Juga !.